
SINGARAJA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Buleleng dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya longsor di kawasan proyek pembangunan Turyapada Tower. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga di Banjar Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, roboh pada Senin (12/1) malam.
Perbekel Desa Pegayaman, Asyghor Ali, saat dikonfirmasi Selasa (13/1), membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WITA akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak pagi hari.
Menindaklanjuti kejadian itu, pihak desa bersama petugas di kawasan proyek Turyapada Tower langsung melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi dan pembersihan material longsoran dilakukan mulai pukul 20.30 Wita hingga sekitar pukul 01.00 WITA dini hari pada Selasa (13/1). “Penanganan awal langsung dilakukan untuk membuka akses dan memastikan kondisi warga aman,” ujarnya.
Rumah yang terdampak diketahui milik Kadek Ribek. Akibat longsor, bagian depan rumah roboh dan material tanah menutup total akses jalan utama masyarakat di Banjar Amertasari. Selain itu, jalan di sekitar pos satpam kawasan Turyapada Tower dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Satu unit tiang jaringan WiFi juga roboh akibat terjangan longsoran.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh anggota keluarga pemilik rumah dilaporkan selamat. Namun, untuk sementara waktu mereka harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut. (Nyoman Yudha/balipost)










