Pihak kepolisian bersama aparat desa mengecek kandang dan tempat menyimpan gabah petani di subak Aan, Kecamatan Banajarangkan, Jumat (9/1/2026). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Aksi pencurian menyasar hasil panen dan ternak warga mulai meresahkan petani di wilayah Subak Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Sejumlah warga melaporkan kehilangan gabah hingga ayam peliharaan yang dikandangkan di tengah lahan persawahan.

Perbekel Desa Aan, I Wayan Wira Adnyana, ketika dikonfirmasi tidak menampik adanya kasus pencurian tersebut. Menurut Wira Adnyana, pencurian terjadi di wilayah Subak Aan Dauh Desa. Dalam kejadian tersebut, warga kehilangan dua karung gabah serta enam ekor ayam.

Baca juga:  Setahun Diburu, Pelaku Curanmor Ditangkap di Kuta

“TKP memang agak jauh dari pemukiman, lokasinya di sawah dekat perbatasan Desa Getakan. Kebetulan pemilik gabah berasal dari Desa Getakan,” ujar Wira Adnyana, Jumat (9/1).

Menindaklanjuti laporan warga, Bhabinkamtibmas bersama aparat desa setempat langsung turun ke lokasi dengan menyambangi petani yang menjadi korban. Aparat melakukan dialog langsung untuk menggali informasi sekaligus memetakan kondisi keamanan di area persawahan.

Selain berkoordinasi dengan Polsek Banjarangkan untuk langkah pengamanan lanjutan, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan secara bersama-sama, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di wilayah persawahan.

Baca juga:  Bus Malam Adu Jangkrik, Tiga Tewas, Belasan Luka-luka

“Kejadian ini jadi peringatan bagi kita semua. Kadang warga terlena karena merasa aman, sehingga ada pihak yang memanfaatkan kesempatan untuk mencuri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana menegaskan pihaknya akan meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah rawan kriminalitas.

Ia juga mendorong Bhabinkamtibmas agar aktif melakukan sambang serta memperkuat koordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat.

“Sinergi ini penting agar setiap persoalan kamtibmas bisa ditangani cepat dan tepat, sehingga keamanan dan kenyamanan warga, khususnya petani, tetap terjaga,” tandasnya. (Sri Wiadnyana/denpost)

Baca juga:  Diperiksa Kasus Penganiayaan dengan Sajam, Ini Kata Anggota Ormas
BAGIKAN