
BANGLI, BALIPOST.com – Bangunan toilet SDN 2 Batur, Kintamani, ambrol tergerus senderan longsor Jumat (9/1). Peristiwa itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Kintamani sekitar pukul 14.30 WITA.
Kepala SDN 2 Batur, I Made Armika, mengatakan, hujan lebat mulai mengguyur sejak pukul 12.00 WITA. Tingginya intensitas hujan memicu jebolnya senderan sepanjang 8 meter dengan tinggi sekitar 2 meter. Senderan tersebut menggerus bangunan toilet yang berisi 6 lokal ruangan.
Armika memastikan, saat kejadian seluruh siswa sudah pulang. Namun beberapa guru dan pegawai masih di sekolah karena tertahan hujan lebat.
Bangunan toilet yang tergerus longsor itu tergolong masih baru karena dibangun tahun 2018 lalu. Namun senderan penahan tanah di belakang bangunan toilet memang sudah berusia lebih lama.
Meski posisi toilet yang tergerus longsor berdekatan dengan ruang belajar, namun bangunan ruang kelas dilaporkan masih dalam kondisi aman. “Bangunan toilet yang jebol jatuh dalam kondisi utuh ke lahan milik warga,” ujarnya.
Pasca kejadian tersebut, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Batur Tengah untuk peminjaman fasilitas toilet bagi siswa. Mengingat sekolah kini tidak lagi memiliki fasilitas kamar kecil. “Kami sudah koordinasi ke kantor desa terkait masalah kamar kecil untuk anak-anak, karena WC di sekolah kami jebol total,” tambahnya.
Mengenai total kerugian, pihak sekolah masih akan melakukan pendataan lebih lanjut dengan merujuk pada dokumen pembangunan gedung tersebut. (Dayu Swasrina/balipost)










