Suasana pedagang pelataran Pasar Badung yang ditempati pedagang Pasar Kumbasari. (BP/dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascabanjir yang melanda Kota Denpasar pada 10 September 2025, membuat pedagang pelataran malam Pasar Kumbasari dipindah sementara ke plataran Pasar Badung. Hingga saat ini, pedagang pelataran Kumbasari masih berjualan di pelataran Pasar Badung. Hal ini dikarenakan masih membutuhkan kajian pedagang bisa dipindah kembali ke Kumbasari.

Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, Jumat (9/1) mengatakan, hingga kini belum ada pemindahan pedagang kembali ke pelataran Pasar Kumbasari. Dia mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Denpasar akan mengkaji dulu situasi dan kondisi yang terjadi. Terlebih saat ini masih musim hujan.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 di Atas 110 Orang, Pasien Sembuh Lampaui 160 Orang

Pedagang pelataran Pasar Kumbasari saat ini menempati pelataran Pasar Badung, mulai dari jembatan, sisi barat, sisi selatan hingga sisi timur gedung Pasar Badung. Beberapa pedagang yang di pelataran Pasar Kumbasari Selatan atas masih di lokasi. “Kita masih melihat situasi dan kondisi dulu dan bersama Pemerintah Kota akan mengkaji dulu, apakah sudah aman untuk memindahkan kembali pedagang,” ujar pria yang akrab disapa Gus Kowi.

Disinggung jika hasil kajian tidak memungkinkan memindahkan pedagang ke pelataran Pasar Kumbasari kembali, Gus Kowi mengatakan, pedagang akan tetap berjualan di tempat saat ini. Demikian diakuinya, lokasi di pelataran Pasar Kumbasari sebenarnya lebih luas dan lebih banyak bisa menampung pedagang. Namun alasan keamanan membuat pedagang belum bisa dipindahkan kembali ke Pasar Kumbasari.

Baca juga:  Satpol PP Gianyar Tertibkan Pedagang Jualan di Fasum

Sebelumnya, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, untuk kembali ke pelataran Pasar Kumbasari, pihaknya akan mengkaji kembali, terutama terkait keamanan pedagang mengingat banjir bisa saja kembali terjadi. Jaya Negara mengatakan, pada dasarnya pelataran Pasar Kumbasari diperuntukkan untuk parkir. Namun banyak pedagang malam yang memanfaatkan lokasi tersebut dinilai strategis. “Untuk di Kumbasari kami akan kaji betul menempatkan pedagang pelataran kembali di sana. Karena kami membangun untuk parkir di sana. Kemudian di sana ada pedagang malam,” ungkap Jaya Negara.

Baca juga:  Masuki Hari ke-10, Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Bali Masih Terjadi

Jika setelah pengkajian, pedagang diijinkan kembali ke pelataran Pasar Kumbasari, pihaknya akan mengatur jumlah pedagang agar tidak terlalu banyak dengan pertimbangan keselamatan.  Idealnya jumlah pedagang yang sesuai untuk mengisi pelataran tersebut menurut Jaya Negara, di bawah 100 pedagang. Jumlah itupun di luar kios dan los di lokasi tersebut.

Untuk diiketahui, banjir 10 September 2025 lalu sempat merendam basement Pasar Kumbasari yang membuat pedagang pelataran tersebut terdampak. Bahkan beberapa diantaranya ada yang meninggal dunia karena terbawa arus banjir. (Widiastuti/bisnisbali)

BAGIKAN