Kapolsek Dentim Kompol Ketut Tomiyasa saat apel jam pimpinan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur (Dentim), hingga saat ini mendapat perhatian khususnya dari pihak kepolisian. Pasalnya aktivitas masyarakat di lapangan tersebut sangat padat, terutama setiap Minggu, sehingga jadi pemicu kerawanan aksi kriminalitas seperti curanmor dan keributan.

Kondisi tersebut diakui Kapolsek Dentim Kompol Ketut Tomiyasa, Kamis (8/1).

Menyikapi situasi kamtibmas kedepan, wilayah Dentim  tentunya ada ragam gangguan. “Saat ini kami masih atensi kasus curat, curas, dan curanmor karena masih tinggi. Selain itu gangguan kamtibmas seperti keributan, perkelahian masih terjadi,” ujarnya.

Tentu saja pihaknya sudah berupaya dan mengambil langkah-langkah strategis kedepannya untuk mengantisipasi gangguan atau kerawanan tersebut. Langkah tersebut diantaranya mengedepankan peran Bhabinkamtibmas di desa-desa, memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan warga untuk bersama-sama mencegah serta antisipasi gangguan kamtibmas.

Baca juga:  Pariwisata Terpengaruh Aktivitas Gunung Agung, Pengusaha Diminta Jangan Korbankan Pekerja

Selain itu peran Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi dan pemahaman terkait dengan ketertiban serta mencegah gangguan kamtibmas lainnya.  “Saya juga melakukan langkah-langkah mengoptimalkan kegiatan preventif yaitu patroli digelar siang dan malam. Sasarannya adalah masyarakat atau komunitas sepeda motor untuk mencegah trek-trekan, seperti di wilayah Renon dan Jalan Bypass Ida Bagus Mantra masih jadi potensi gangguan anak-anak remaja,” ungkapnya.

Terutama lebih spesifik di Lapangan Bajra Sandi, dimana tiap  Minggu banyak masyarakat beraktivitas, tidak hanya berolahraga tapi rekreasi. Sehingga kerawanan cukup tinggi dan sangat perlu diantisipasi. Oleh karena itu pihaknya selalu mengingatkan terutama pemilik sepeda motor agar jangan sampai kunci nyantol dan menaruh barang berharga di bawah jok kendaraannya. Karena wilayah Renon terkait kasus curanmor masih tinggi.

Baca juga:  Arus Balik Mulai Padat

Begitu juga kalau masyarakat lalai parkir kendaraan tidak terpantau CCTV, ini juga sangat berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. “Terhadap juru parkir, kami hanya pendekatan. Ketika kami melaksanakan sambang atau patroli ketemu juru parkir, selalu mengingatkan terhadap tugas dna tanggung jawabnya yaitu mengawasi serta memantau kendaraan warga yang ada disitu,” ucap mantan Kabagops Polresta Denpasar ini.

Kapolsek asal Karangasem ini selalu mengimbau  masyarakat agar  berhati-hati dimana pun berada dan waspada serta hindari hal-hal yang menimbulkan konflik.  Seperti saat di jalan raya yang awalnya hanya  ketersinggungan berujung perkelahian. Ini yang perlu  dihindari. “Mari kita bersama-sama  menjaga kamtibmas supaya tetap aman dan kondusif. Kami ingatkan jangan melakukan pelanggaran berlalu lintas, ingat selalu tingkatkan kewaspadaan dimanapun berada,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Hujan Sedang, Cek Prakiraan Cuaca Bali 18 Desember 2025
BAGIKAN