Penyerang Maroko Brahim Diaz merayakan golnya bersama bek sayap Achraf Hakimi pada pertandingan babak 16 besar Piala Afrika 2025 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Minggu (4/1). (BP/Istimewa)

JAKARTA, BALIPOST.com – Timnas Maroko memastikan satu tempat di perempat final Piala Afrika 2025 usai menaklukkan Tanzania dengan skor tipis 1-0 pada laga babak 16 besar yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Minggu (4/1).

Gol tunggal Brahim Diaz menjadi pembeda sekaligus kunci kemenangan The Atlas Lions di hadapan pendukungnya sendiri.

Sejak peluit awal dibunyikan, Maroko langsung mengambil kendali permainan. Dominasi penguasaan bola dan tekanan bertubi-tubi membuat pertahanan Tanzania harus bekerja ekstra. Bahkan pada menit ke-15, Ismael Saibari sempat membobol gawang lawan.

Baca juga:  Perlu Mobilisasi Triliunan Dolar AS Atasi Perubahan Iklim

Namun, kegembiraan publik tuan rumah tertunda setelah wasit menganulir gol tersebut usai meninjau VAR karena offside dalam proses serangan, dirilis dari Kantor Berita Antara.

Maroko tak mengendurkan serangan. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-60 lewat tendangan bebas Achraf Hakimi yang hanya membentur mistar gawang, membuat Tanzania selamat dari kebobolan.

Kebuntuan akhirnya pecah empat menit berselang. Umpan matang Achraf Hakimi berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Brahim Diaz pada menit ke-64. Sepakan gelandang serang tersebut menaklukkan kiper Tanzania dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Maroko.

Baca juga:  Surya Dharma Adnyana 'Pretty Boy' Raih Juara WBC Asia Youth, Ini Hadiah yang Disiapkan

Unggul satu gol, pasukan Walid Regragui tetap tampil disiplin dan dominan hingga akhir laga. Tanzania sempat mencoba mencari gol penyeimbang, namun rapatnya lini belakang Maroko membuat setiap upaya mereka kandas. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan dan mengantar Maroko ke delapan besar.

Pada babak perempat final Piala Afrika 2025, Maroko masih menunggu lawan yang akan dihadapi, yakni pemenang laga babak 16 besar antara Afrika Selatan kontra Kamerun. (Suka Adnyana/balipost)

Baca juga:  Overstay Hampir 2,5 Tahun, Kakak-Adik Asal Maroko Dideportasi
BAGIKAN