Pohon tumbang terjadi di jalur utama Denpasar-Singaraja, Mengwi, beberapa waktu lalu. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Terkait kondisi ekstrem yang terus terjadi dan sulit diprediksi, Polres Badung telah meningkatkan langkah kesiapsiagaan di seluruh jajaran.

Selain itu, terus berkoordinasi dengan BPBD Badung, Basarnas, TNI, pemerintah daerah, desa adat, dan desa dinas untuk memastikan respons cepat apabila terjadi bencana maupun situasi darurat.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (29/11), menyampaikan, secara internal, polres menyiagakan personel melalui sistem quick response di masing-masing satuan fungsi dan polsek jajaran. Termasuk patroli pada wilayah rawan longsor, banjir, serta potensi pohon tumbang.

Baca juga:  Pascakeracunan Siswa, Sekolah Diminta Awasi Kesehatan Makanan dan Minuman di Kantin

“Kami juga memastikan kesiapan sarana prasarana seperti kendaraan patroli, alat komunikasi, lampu penerangan darurat, serta perlengkapan SAR dasar yang bisa segera dikerahkan,” ujarnya.

Polres Badung juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat diantaranya melalui media massa dan bhabinkamtibmas agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca.

Warga diharapkan segera melapor melalui layanan call center Polri 110 untuk mempercepat penanganan bila ada kejadian di lingkungan masing-masing. Harapannya, melalui sinergi dan kesiapan ini dapat meminimalisir resiko dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Baca juga:  DPC PDIP Karangasem Gelar Donor Darah

Sementara, Wakapolres Badung, Kompol I Gede Suarmawa mengharapkan masyarakat terutama pengendara kendaraan saat hujan lebih hati-hati dan cari tempat aman antisipasi lakalantas.

“Kami juga mengimbau para orangtua awasi anak-anaknya apalagi jika bermain saat hujan untuk mencegah korban jiwa saat cuaca ekstrem. Kami tetap berkoordinasi dengan BMKG,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN