Markas Gegana di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat terbakar pada Minggu sore (31/8). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Markas Gegana di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat terbakar pada Minggu sore (31/8).

“Ada tiga orang yang diamanin dari dalam Gedung Gegana, yang diduga pemulung yang mau ambil barang,” kata Herman yang merupakan saksi mata dalam kejadian tersebut, di Jakarta, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Gegana adalah pasukan elite Brimob Polri yang berkaitan dengan anti-teror hingga penjinakan bom.

Menurut saksi mata, kobaran api terjadi sekitar 16:30 WIB dengan titik api di bagian belakang gedung yang berdekatan dengan permukiman warga.

Baca juga:  Terima Audiensi Tokoh 4 Kabupaten/kota, Bupati Giri Prasta Lanjutkan "Badung Berbagi Untuk Bali"

Saksi mata, Herman merupakan warga yang tinggal di belakang gedung tersebut mengatakan bahwa kejadian itu terjadi dengan cepat dan api terlihat dari permukiman warga.

“Sekitar jam setengah 5 sore lah kejadiannya,” ujar dia.

Saksi mata lain yang enggan menyebutkan nama mengatakan ada lima orang di dalam gedung itu yang diduga menjadi penyebab kebakaran, yakni tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk mendinginkan lokasi kejadian.

Baca juga:  Manajemen Discovery Kartika Plaza Hotel Jelaskan Insiden Kebakaran

Sebanyak 60 personel dan 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api di Gedung Gegana di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu.

“Kita kerahkan di sini 12 unit. Kurang lebih ada 60 personel,” kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat, Mulandono di depang Gedung Gegana, Jakarta.

Gedung yang saat terbakar tersebut, dalam kondisi kosong dan tidak ada aktivitas sama sekali. Mulandono menduga adanya oknum yang iseng sehingga terjadinya kebakaran.

Baca juga:  Bangun Kewirausahaan Kuliner Lokal, Pengusaha dan Investor Dipertemukan

“Dugaan sementara karena ini tidak ada aktivitas apapun, mungkin ada yang iseng. Karena ini gedung kosong. Banyak kardus dan sebagainya. Mungkin ada yang buang puntung rokok, kita tidak tahu. Yang jelas ada penyalaan,” ujar dia.

Setelah penelusuran lebih dalam, pelaku yang kini sudah diamankan berjumlah lima orang. Diantaranya ada tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk mendinginkan lokasi kebakaran. (kmb/balipost)

BAGIKAN