
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pascademonstrasi di depan Mapolda Bali maupun di gedung DPRD Provinsi Bali, Polres Klungkung mengambil langkah preventif dengan melaksanakan patroli sinergitas TNI-Polri di kantor DPRD Kabupaten Klungkung, Sabtu (30/8) malam.
Patroli dipimpin Wakapolres Klungkung, Kompol I Made Ariawan P., S.H., dengan melibatkan personel Polres Klungkung bersama jajaran Kodim 1610/Klungkung, termasuk dari Satpol PP.
Kegiatan patroli difokuskan pada pemantauan situasi sekitar gedung DPRD Klungkung, pemeriksaan jalur akses, serta berdialog dengan petugas pengamanan internal untuk memastikan kondisi tetap kondusif.
“TNI-Polri harus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi pascaaksi unjuk rasa di wilayah Bali,” kata Wakapolres Klungkung, Kompol I Made Ariawan.
Tidak hanya itu, upaya untuk meredam panasnya situasi juga dilakukan dengan melaksanakan doa bersama melibatkan komunitas ojek online (ojol) Kabupaten Klungkung yang tergabung dalam GOSEMAR, pada Sabtu (30/8
Ini sebagai respons yang humanis atas perkembangan situasi pasca insiden yang melibatkan kendaraan dinas Polri dengan pengemudi ojek online di Jakarta.
Kapolres Klungkung, AKBP Alfons W. P. Letsoin, S.I.K., Minggu (31/8), mengatakan, dalam suasana penuh keprihatinan, doa bersama dipanjatkan untuk almarhum Afan Kurniawan yang gugur saat unjuk rasa.
Kapolres juga mengajak komunitas ojol GOSEMAR agar senantiasa menjaga kekompakan dan ketertiban demi terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah Klungkung. “Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali, dan mari kita bersama-sama menjaga agar bangsa kita tetap damai, aman, serta kondusif,” tutup Kapolres.
Kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi dampak yang mungkin timbul di daerah akibat peristiwa di Jakarta. (Bagiarta/balipost)