Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono dalam wawancara cegat sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/1/2025). (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Sejumlah agenda peletakan batu pertama (ground breaking) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur oleh Presiden Prabowo Subianto masih menunggu jadwal. Hal itu dikatakan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono.

Basuki mengatakan, pihaknya telah mengirim surat ke Presiden untuk sejumlah agenda peletakan batu pertama di IKN tersebut.

“Saya sudah mengirim surat untuk ground breaking. jadi mudah-mudahan beliau bisa menjadwalkan waktunya,” ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (21/1).

Baca juga:  Muncul Beragam Varian COVID-19, Alat Uji PCR Masih Efektif

Basuki mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu jadwal Presiden untuk bisa melakukan agenda peletakan batu pertama. Dirinya mengaku siap untuk melaksanakan kegiatan tersebut kapanpun saat Presiden memiliki waktu.

“Tapi kami sudah siap. jadi anytime beliau akan ke sana untuk peresmian, mestinya enggak cuma ground breaking, peresmian. Tapi nanti mungkin dilaporkan Pak AHY (Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono),” kata dia.

Baca juga:  Bawaslu Karangasem Temukan Dugaan Pelanggaran Kode Etik, Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP

Basuki menyebut setidaknya ada enam agenda peletakan batu pertama, termasuk hotel, perkantoran, dan restoran. Adapun investasinya sekitar Rp6,5 triliun.

Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, Basuki menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan sejumlah agenda peletakan batu pertama yang akan dilakukan oleh Presiden Prabowo di IKN dalam waktu dekat.

Agenda peletakan batu pertama tersebut akan menjadi yang pertama kali atau perdana dilakukan Presiden Prabowo, sejak resmi dilantik sebagai Presiden ke-8 RI pada 20 Oktober lalu.

Baca juga:  Karena Alasan Ini, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Hentikan Aktivitas Sebulan

Basuki menjelaskan bahwa pihaknya mengusulkan kepada Istana agar Presiden dapat melakukan peletakan batu pertama di IKN pada akhir Desember atau awal Januari.

Sementara itu, pembangunan sejumlah infrastruktur di IKN, kata Basuki, sudah hampir selesai, seperti kantor kementerian koordinator, kantor Bank Indonesia dan Kementerian PUPR. Progres pembangunan di kantor Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN juga sudah mulai memasukkan furnitur. (Kmb/Balipost)

 

BAGIKAN