Achmad Yurianto. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus baru positif COVID-19 di Bali kembali bertambah. Pada Minggu (26/4) ini, Bali kembali mencatatkan jumlah pasien sembuh lebih banyak dibandingkan kasus baru positif COVID-19.

Menurut data yang ada per pukul 12.00 WIB, Bali secara kumulatif menangani 186 kasus terkonfirmasi positif. Ini artinya ada penambahan pasien positif sebanyak 3 kasus.

Sementara yang sembuh, ada penambahan sebanyak 5 orang dari sehari sebelumnya. Akumulatifnya mencapai 75 orang. “Bali, jumlah pasien sembuh 75 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers streamingnya.

Yang meninggal tidak mengalami perubahan, 4 orang.

Dari catatan Bali Post, sejak Kamis (9/4), kasus positif terus bertambah. Pada Kamis (9/4), jumlah kasus bertambah sebanyak 14 pasien. Kemudian berlanjut pada Jumat (10/4) terjadi penambahan 12 kasus.

Pada Sabtu (11/4), jumlah kasus tambahan mengalami tren penurunan dengan jumlah 4 kasus. Pada Minggu (12/4), jumlah kasus bertambah lagi mencapai 2 orang. Pada Senin (13/4) terjadi lagi penambahan kasus sebanyak 5 pasien.

Sedangkan pada Selasa (14/4) dan Rabu (15/4) terjadi penambahan harian masing-masing mencapai 6 orang. Terakhir, pada Kamis (16/4), Bali mencatatkan jumlah kasus positif harian tertinggi sebanyak 15 kasus.

Pada Jumat (17/4) tercatat ada penambahan 11 kasus. Sabtu (18/4) jumlah penambahan kasusnya sebanyak 7 pasien. Sementara Minggu (19/4) terjadi penambahan 4 kasus. Untuk Senin (20/4) tercatat kasus baru sebanyak 5 orang.

Baca juga:  Gempa Susulan Terus Berlangsung, 3 Tewas dan Puluhan Rumah Rusak di Lombok Timur

Pada Selasa (21/4) jumlah kasus bertambah 10 kasus. Dan pada Rabu (22/4) terjadi penambahan 2 kasus. Sementara di Kamis (23/4) terjadi lonjakan kasus sebanyak 15 konfirmasi positif.

Untuk Jumat (24/4) penambahan kasus positif Bali mencapai 10 orang. Sedang pada Sabtu (25/4), jumlah penambahan kasus sebanyak 6 orang.

Penambahan Kasus di Indonesia

Achmad Yurianto, mengatakan penambahan kasus positif sebanyak 275 orang. Sehingga total kasus di Indonesia mencapai 8.882 pasien.

Ia melanjutkan untuk yang sehat ada penambahan 65 orang sehingga totalnya menjadi 1.107 orang. Sedangkan yang meninggal bertambah 23 orang sehingga total kasus menjadi 743 korban jiwa.

Yurianto mengatakan pemerintah sudah memeriksa 72 ribu lebih spesimen dari 56.974 orang. Hasilnya 48.092 negatif dan 8.882 orang positif. Sebanyak 46 laboratorium sudah tersedia untuk melakukan tes realtime PCR.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 19.648 orang dan dalam pengawasan (ODP) sebanyak 209.040 kasus. Seluruh provinsi di Indonesia sudah terdampak. Untuk kabupaten/kota sebanyak 280. “Mari kita bergotong royong dan bersatu melawan COVID-19,” ajaknya.

Ia pun mengajak masyarakat mewaspadai Demam Berdarah. Sebab, selain COVID-19, bulan-bulan ini adalah musim penyakit DB menjangkiti warga. Yurianto mengatakan perlu dilakukan pencegahan penularan DBD sehingga tidak menambah jumlah warga terjangkit. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.