Warga yang tergabung dalam Forum Peduli Temesi menggelar aksi sosial kemanusiaan dengan kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI Cabang Gianyar. (BP/adv)

GIANYAR, BALIPOST.com – Guna memenuhi  kebutuhan darah di tengah pandemi COVID-19,  warga yang tergabung dalam Forum Peduli Temesi  menggelar aksi sosial kemanusiaan dengan kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI Cabang Gianyar. Dengan tetap mengikuti protap pencegahan COVID-19, aksi sosial dilaksanakan di Balai Banjar Desa Temesi, Sabtu (25/4).

Koordinator Forum Peduli Temesi, Wayan Sunarga mengatakan aksi sosial ini merupakan panggilan hati membantu sesama yang membutuhkan. Karena mendengar stok darah di PMI sangat minim, pihaknya bersama anggota forum sepakat melakukan aksi donor darah.

Akhirnya menurut Wayan Sunarga, saat ini ada sekitar 40 orang anggota yang bisa melakukan donor darah. Melakukan donor darah di balai banjar di tengah pandemic COVID-19 menurut Wayan Sunarga, memang cukup riskan. Untuk itu dirinya tetap mengikuti aturan protap pencegahan yang ditetapkan oleh pemerintah maupun PMI itu sendiri.

Pihaknya membagi dalam beberapa kelompok untuk mendonor, tidak bersamaan. Tetap menjaga phisycal distancing, cuci tangan dan memakai masker, seusai mendonor mereka disarankan untuk langsung pulang.  Kegiatan juga sudah  tentukan waktunya yaitu  mulai donor jam 00.09 Wita sampai pukul 12.00 Wita.

“Kami tetap mengikuti protap yang sudah ditentukan oleh pemerintah, agar jangan sampai kami ingin berbuat baik malah menimbulkan masalah. Semua aturan tetap kami jalankan, seperti cuci tangan, phisycal distancing, masker semuanya tetap kami ikuti.” tegas Wayan Sunarga.

Baca juga:  Terus Tambah Kasus Positif COVID-19, Ini Peringkat Indonesia di Dunia

Sementara itu Kepala Unit Tranfusi Darah PMI Cabang Gianyar, dr. Desak Putu Tirta menjelaskan, saat ini stok darah di PMI masih pada stok darah minimal saja. Artinya tidak sebanyak dulu, namun juga tidak kehabisan sama sekali masih bisa memenuhi kebutuhan di rumah sakit-rumah sakit di Gianyar.

“Kondisi pandemi ini sangat berpengaruh pada ketersediaan stok darah di PMI, kalau dulu biasanya kami rutin mendapatkan pendonor dari hotel, organisasi, TNI/POLRI, maupun pribadi. Sejak adanya musibah ini jauh berkurang,” kata dr. Desak Tirta.

Sampai saat ini menurut dr. Desak Tirta, PMI masih berusaha memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, disamping bekerja sama dengan PMI Provinsi,  pihaknya juga  menyurati beberapa instansi, perkumpulan dan lain-lainnya untuk memohon bantuan donor darah. Masyarakat bisa langsung datang ke UPTD PMI Cabang Gianyar untuk langsung mendonorkan darahnya.

Dan dirinya menegaskan masyarakat tidak perlu takut, karena PMI tetap mengedepankan keamanan dengan mengutamakan protap pencehahan COVID-19 seperti APD, cuci tangan, masker dan lain- lainnya. “Jangan takut untuk donor, datang saja ke UPTD PMI masih banyak saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan para pendonor,” himbau dr. Desak Tirta. (adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.