Bupati Suwirta saat menyerahkan masker, bingkisan maupum hand sanitizer saat datang ke Posko Goyong Royong Desa Adat. (BP/Adv)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta selaku Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Klungkung kembali membagikan 4.000 masker dan bingkisan serta hand sanitizer ketika mengunjungi Posko Satgas Gotong Royong Pencegahan Virus Corona (COVID-19) Desa Adat/Desa Dinas di Kecamatan Klungkung, Selasa malam (21/4). Dia terus bergerak menyikapi setiap persoalan sekecil apapun tanpa lelah. Ini membuat penanganan oleh setiap dari tingkat kabupaten hingga desa terorganisasi dengan baik.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Camat Klungkung I Komang Gde Wisnuadi dan Danramil Klungkung Kapten Putu Suteja. Sebanyak 23 Posko Satgas Gotong Royong didatangi satu per satu. Di antaranya Posko Satgas Gotong Royong Desa Adat Akah, Desa Adat Apet, Desa Adat Bajing, Desa Adat Tegak, Desa Adat Takedan, Desa Adat Payungan, Desa Adat Gembalan, Desa Adat Gria Cucukan dan Desa Adat Selat.

Dilanjutkan ke Posko Satgas Gotong Royong Desa Adat Tulang Nyuh, Desa Adat Tabu, Desa Adat Selisihan, Desa Adat Manduang, Desa Adat Besang Kawan, Desa Adat Besang Kangin, Desa Adat Sangkan Buana, Desa Adat Budaga, Desa Adat Kemoning, Desa Adat Satra, Desa Adat Jumpai, Desa Adat Tangkas, Desa Adat Semarapura dan Desa Adat Gelgel yang mewilayahi tiga desa dinas yakni Desa gelgel, Tojan dan Kamasan.

Baca juga:  Komponen di Bali Dukung Revisi Perda Desa Adat

Dari pengamatannya pada hari kedua ini, Bupati Suwirta melihat satgas gotong royong sudah berjalan dengan baik. Mereka terlihat sangat siap dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dari pemerintah, baik itu dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten. Semua pihak sudah bersatu padu berkoordinasi dengan desa adat maupun desa dinas. Pihaknya berharap koordinasi yang sudah terjalin dapat menjadi modal yang kuat untuk menangani maupun melawan COVID-19.

“Mari semua masyarakat bersatu padu. Sehingga apa yang menjadi harapan kita untuk dapat segera melalui masa-masa sulit ini, bisa kita lakukan bersama-sama dan berjalan maksimal,” ujar Suwirta.

Bupati Suwirta juga mengucapkan terimakasih kepada para perbekel, bendesa, prajuru adat maupun perangkat desa dan masyarakat lainnya. Ke depan agar tetap dapat menjalin kerjasama yang baik dalam menangani COVID-19.

Terkait masyarakat Klungkung yang berstatus sebagai PMI, ketika Bupati Suwirta turun ke lapangan, dirinya melihat para PMI sudah melakukan karantina mandiri. Dia meminta kepada jajaran di dalam Gugus Tugas maupun Satgas di masing-masing Desa Adat/Desa Dinas agar selanjutnya mengawasi bersama masyarakat Klungkung yang berstatus PMI ini dengan baik. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.