Kantor KONI Bali. (BP/nel)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sejak mewabahnya virus corona ini, aktivitas di KONI Bali terasa makin sepi. Bahkan, selama ini 18 staf KONI Bali masuk kerja dari pukul 07.30 sampai dengan 16.00 WITA, mulai Senin sampai dengan Jumat. Akan tetapi, selama mewabahnya COVID-19 ini, karyawan dan karyawati KONI Bali digilir masuk kerja.

Tiap hari hanya tiga orang yang piket dan masuk pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WITA. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Denpasar, Minggu (19/4) mengemukakan, staf KONI yang masuk kerja bertujuan menangani administrasi maupun surat menyurat, baik yang masuk maupun keluar. “Jadi, staf kami tetap masuk kerja dan kantor KONI tetap buka, hanya mungkin tidak sebagaimana biasa sebelum mewabahnya virus corona,” sebut Suwandi.

Baca juga:  Absen di Denpasar, Atlet PON Bali Jalani Tes Fisik di Undiksha

Dijelaskannya, saat ini sudah memasuki tahap Pelatda PON dan atlet masing-masing berlatih di rumah. Suwandi pun juga tidak tahu kepastian pelaksanaan PON, yang rencananya digulirkan di Papua pada 10 Oktober mendatang.

Hanya, dirinya membaca berita dari medsos, bahwa Komisi X DPR RI bersama Menpora menggelar rapat, seraya mengusulkan menunda pelaksanaan hajatan multievent empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia ini. “Namun, kabar ini juga sebatas informasi,” ungkap dia.

Suwandi tidak mau berandai-andai, apalagi seluruh insan olahraga bersama pengurus memilih berdiam di rumah masing-masing, termasuk anggaran dari pemerintah apakah akan dilakukan rasionalisasi atau relokasi. “Kami tunggu saja perkembangan seputar pelaksanaan PON ini,” tuturnya. (Daniel Fajry/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.