Suasana di salah satu jalan di Denpasar, Selasa (7/4). (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Salah satu cara memantau pergerakan masyarakat saat wabah COVID-19 yaitu dari arus lalu lintas (lalin) di jalan raya. Hal ini pun diakui Dirlantas Polda Bali, Kombes Pol. Wisnu Putra.

Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. Wisnu Putra mengatakan, belum terlihat adanya kepadatan arus lalin sejak imbauan diam di rumah digulirkan pemerintah. Untuk memonitor perkembangan situasi di jalan raya seluruh Bali, anggota Ditlantas melakukan pemantauan CCTV di ruang Regional Traffic Management Center (RTMC). “Pantauan dari CCTV dan anggota di lapangan masih sama seperti kemarin-kemarin,” tegas Kombes Wisnu, Kamis (9/4).

Diliburkannya PNS, pelajar dan mahasiswa besar pengaruhnya terhadap aktivitas masyarakat di luar rumah,  khususnya di jalan raya.  Meski demikian, mantan Wakasalantas Poltabes Denpasar (sekarang Polresta) tetap mengarahkan anggotanya memantau warga yang masih kumpul-kumpul. “Kalau ada yang ditemukan kumpul-kumpul disuruh membubarkan diri. Hal ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Baca juga:  Pemilik Ratusan Peluru Belum Terindikasi Telibat Kasus Lain

Pihaknya juga gencar melakukan imbauan agar warga bersama-sama memutus rantai penyebaran virus Corona dengan tidak mudik. Saat berada di luar rumah gunakan masker untuk waga yang sakit ataupun sehat. “Ingat vitus tidak bisa berpindah, tapi manusialah yang menyebarkannya. Kalau sayang keluarga, tunda dulu mudiknya,” pinta perwira melati tiga di pundak ini.

Terkait digelarnya Operasi Keselamatan Agung 2020, menurut Wisnu, bertujuan menekan perkembangan COVID-19 dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif serta tindakan hukum berkoordinasi dengan BPBD, TNI dan Pemda. Selain itu agar terciptanya situasi Kamseltibcarlantas yang tetap kondusif saat penanganan COVID-19 di seluruh Bali. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN