Masker Kain. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di tengah meluasnya penyebaran COVID-19, alat pelindung diri (APD), seperti masker dan baju pelindung, menjadi barang yang diburu masyarakat. Kedua barang tersebut memang sangat dibutuhkan saat ini terutama bagi para tenaga medis, aparat keamanan dan pihak-pihak yang berkaitan dengan penanganan kasus COVID-19, tak terkecuali aparat desa termasuk pecalang.

Pasalnya, mereka tergolong rentan tertular karena kontak langsung baik dengan orang dalam pemantauan (OPD), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien positif COVID-19. Mengingat terbatasnya masker dan APD, sejumlah krama Bali yang bergerak di bidang usaha kecil menengah (UKM) berinisiatif membuat APD tersebut.

Baju APD. (BP/Istimewa)

Bahan-bahan untuk pembuatan APD dan masker juga sesuai dengan standar kesehatan. Untuk baju APD, kain yang digunakan ada dua jenis yakni spunbond dan parasut. Harga yang ditawarkan juga relatif murah. Untuk APD, kisaran harganya mulai Rp 100 ribu hingga Rp 115 ribu. Sedangkan masker kain 2 layer harganya berkisar Rp 10 ribu.

Baca juga:  WNA Pengawasan COVID-19 Dirawat di BRSU Tabanan

Informasi pemesanan serta distribusi APD dan masker kain 2 layer untuk desa adat atau masyarakat umum kini bisa melalui Bali TV Shop atau berkoordinasi dengan Bali Post. APD dan masker 2 layer akan mulai tersedia dalam minggu ini. (kmb/balipost)