Sejumlah ABK melakukan tahapan pemeriksaan saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (1/4). (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Banyaknya orang tanpa gejala (OTG) yang ternyata positif COVID-19 membuat Buleleng melakukan pemantauan pada sejumlah warganya yang merupakan pelaku perjalanan wilayah terjangkit dan transmisi lokal. Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), Sabtu (4/4), jumlah pelaku perjalanan itu mencapai 542 orang.

Ia mengatakan secara akumulatif kumulatif saat ini sebanyak 908 orang dengan 366 orang telah berakhir dalam masa pantau 14 hari. Sehingga sisa yang masih dipantau sebanyak 542 orang dengan rincian 399 pekerja kapal pesiar, dan 51 TKI lainnya. Terdapat juga warga negara asing (WNA) 6 orang, pulang dari luar negeri seb 12 orang, dan orang yang datang dari daerah transmisi lokal sebanyak 74 orang.

Baca juga:  Buleleng Alami Kenaikan Transmisi Lokal COVID-19, Sejumlah Kecamatan Ini Tambah Warga Terjangkit

Sementara, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini berkurang 1, sehingga sekarang ada 6 orang dari sebelumnya 7 ODP. “Ini karena, 1 orang ODP tidak lagi menunjukan gejala mirip terjangkit COVID-19 dan statusnya berubah menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG),” jelasnya.

Saat ini, jumlah OTG tercatat 154. Jumlah ini bertambah lagi 2 orang dengan rincian 1 orang ODP yang berubah status menjadi OTG dan 1 orang yang memiliki riwayat berinteraksi dengan kasus terkonfirmasi dan sudah dilakukan rapid tes dengan hasil negatif. (Mudiarta/balipost)