RSUD Buleleng melakukan simulasi penanganan COVID-19. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pasien dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di RSUD Buleleng bertambah, Sabtu (14/3). Seorang WNA perempuan berumur 72 tahun masuk ruang isolasi setelah menderita sakit dengan gejala pilek, demam, batuk dan sesak nafas.

WNA yang sedang berlibur di Buleleng ini sebelumnya pernah berkunjung ke beberapa daerah di Indonesia. Menurut Direktur Utama RSUD Buleleng, dr. Gede Wiartana M.Kes, WNA tersebut datang ke IGD RSUD pada Sabtu siang. “Karena gejala klinis yang bersangkutan mengarah pada tanda-tanda Corona, tim dokter melakukan penanganan sesuai prosedur COVID-19,” jelasnya.

Rencananya, sampel untuk diuji di laboratorium akan diambil Minggu (15/3) ini oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Baca juga:  Kualitas Pendidikan Kunci Hadapi Revolusi Industri

Saat ini, ia mengatakan sudah ada dua PDP COVID-19 yang dirawat di RSUD Buleleng. Jika dinyatakan positif, pasien akan menjalani perawatan di ruang isolasi selama 14 hari ke depan. “Sudah ada 30 baju alat pelindung diri (APD) yang disiapkan. Rata-rata kami perlu 8 sampai 10 APD setiap hari,” sebutnya. (Mudiarta/balipost)