GIANYAR.BALIPOST.com – Pengprov PABBSI Bali meloloskan tiga atletnya, terdiri atas dua binaragawan, yakni M. Zainudin (kelas 65 kg) dan Herwin Adianto (kelas +85 kg), serta seorang lifter angkat besi Ketut Ariana. Khusus atlet binaraga hampir tiap hari berlatih dua kali sehari pagi dan sore.

Pelatih binaraga PON Bali I Wayan Bun Setiady, di Ubud, Selasa (10/3), mengemukakan Zainudin dan Herwin lolos pada Pra PON, di Bandung. “Kedua binaragawan PON Bali ini, menduduki peringkat kelima, di kelasnya masing-masing,” ucap Kabid Binaraga PABBSI Bali ini.

Ia menceritakan Zainudin lolos menyodok ke peringkat kelima, karena atlet peringkat di atasnya, terbukti menggunakan doping. Sementara Herwin mengikuti kontes binaraga internasional, di Gorontalo, hasilnya justru Herwin menggeser peringkat kedua dan ketiga, di ajang Pra PON.

Baca juga:  Menganggur, Atlet Terpaksa Edarkan Narkoba

“Herwin mampu mengalahkan atlet asal Aceh dan DIY, sehingga peluang merebut medali di PON Papua terbuka lebar,” ujar pelatih yang akrab disapa Obit ini.

Diakuinya, sistem penilaian olahraga pamer otot ini, sangat subjektif. “Namun, percayalah kami berlatih dan berjuang keras, demi meraih hasil maksimal,” ungkapnya. (Daniel Fajry/balipost)