Tim Gelora Dewata bertanding dengan Tim Siwo PWI Bali, Sabtu (8/2) dalam acara Reuni Gelora Dewata. (BP/Istimewa)

RDENPASAR, BALIPOST.com – Reuni mantan pemain Gelora Dewata (Gede) 89, mengusulkan agar segera digulirkan kembali turnamen sepak bola memperebutkan Piala Gubernur Bali. Tujuannya, supaya melalui event ini muncul pesepak bola dari Bali yang berbakat dan bertalenta.

Hal itu dilontarkan mantan Kapten Gede Kadek Swartama, saat memberikan sambutan pada Reuni Gede di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (8/2). Menurut Swartama, dirinya juga lahir karena dari kecil sudah diadu dalam berbagai kompetisi. “Saya kira turnamen Piala Gubernur perlu digelorakan lagi,” ucapnya.

Dikisahkan, skuad Gede dulunya bermaterikan pemain lokal Bali, plus luar Bali, termasuk pemain impor. Ia optimis jika Piala Gubernur digulirkan maka pembinaan sepak bola di Pulau Seribu Pura ini makin menggeliat, hingga memunculkan pesepak bola berkualitas. “Saya bangga Gede juga pernah mewakili Indonesia ke event internasional,” sebut Swartama.

Baca juga:  Mantan Pemain "Gede" Kumpul di Bali

Sementara, Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bali Dana Tenaya mengharapkan, Gelora Dewata reborn, yang lahir kembali dan mampu melakukan regenerasi sekaligus mencetak pesepak bola berkualitas. “Kami harapkan sumbangsih Gede mampu menelorkan pesepak bola mumpuni yang mengharumkan nama Bali di kancah nasional,” jelasnya.

Mantan pemain Gede Wayan Sukadana menyatakan, Piala Gubernur agar digelar berjenjang dan berkelanjutan mulai U-10, U-12 sampai senior. Reuni dihadiri 58 mantan skuad Gede.

Bahkan ada yang dari Australia Jeremy Nyetam, termasuk bomber plontos Vata Matanu Garcia sedianya hadir. “Pesawat yang ditumpangi Vata penerbangannya diundur, hingga dia membatalkan dan tiketnya hangus,” ujar Sukadana.

Pemain yang dari Timika Tommy Sungguano juga hadir. Hadir pula mantan Sekum HS Abdul Wahab, serta mantan Ketua Harian Wayan Nuastha. (Daniel Fajry/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.