Terlihat sejumlah pemuda dan pemudi STT Ardhya Garini melakukan aksi membersihkan saluran irigasi yang sebelumnya dipenuhi sampah. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Sekha Taruna Taruni (STT) Ardhya Garini, Banjar Kebon, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri melakukan aksi bersih-bersih pada saluran irigasi di banjar setempat. Aksi ini dilakukan guna membersihkan sampah yang selama ini mengendap pada aliran irigasi tersebut, khususnya sampah plastik.

Berbekal alat seadanya, aksi membersihkan saluran irigasi ini dilakukan oleh puluhan pemuda setempat pada Sabtu (4/1) pagi. Mereka mengangkat sampah yang sejak lama mengendap pada aliran tersebut. Kegiatan ini menjadi aksi rutin yang dilakukan setiap memasuki awal tahun. “Hampir setiap memasuki awal tahun, kami dari STT Ardhya Garini melakukan aksi membersihkan aliran irigasi ini, dan aksi kali ini sudah kami mulai sejak Jumat kemarin dan Sabtu pagi ini,” ucap Ketua STT Ardhya Garini, I Made Indra Suryanata.

Secara geografis banjar setempat berada di hilir Desa Nyitdah, sehingga banyak menerima aliran sampah dari hulu. Melihat kondisi ini, terbesit keprihatinan terhadap saluruan irigasi di banjar setempat yang justru banyak dialiri sampah.

Baca juga:  STT Ardhya Garini Konsisten Kreasikan Ogoh-Ogoh Durga, Ini Sebabnya

Bila dibiarkan sampah yang dibuang ke irigasi tersebut akan terus mengendap. “Bila dibiarkan tentu kami khawatir akan mencemari lingkungan, terlebih disini kita mengandalkan aliran ini untuk mengairi sawah,” ujarnya.

Made Indra menerangkan aksi ini juga diselenggarakan sebagai upaya mendukung Pergub Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pihaknya kini hanya bisa berharap warga dapat memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai atau saluran irigasi.

Nah untuk membuat aliran irigasi tersebut produktif, kelompok ikan banjar setempat pun sudah memanfaatkan aliran itu untuk memelihara ikan. Sementara STT Ardhya Garini sendiri akan mengadakan lomba memancing di aliran tersebut pada Minggu (5/1). “Di sini kami memelihara ikan, dan juga diadakan lomba mancing setiap momen awal tahun, tentu harapan kami agar seluruh komponen masyarakat ikut menjaga lingkungan khususnya aliran irigasi, dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.