Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. (tengah) didampingi para Wakil Rektor dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. (7 dari kiri) berfoto bersama para Dekan dan Direktur PPs Unwar periode 2019-2023 seusai dilantik, Selasa (31/12). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di pengujung tahun 2019, Rektor Universitas Warmadewa (Unwar) Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. melantik jajaran Dekan dan Direktur Program Pascasarjana (PPs) masa bakti 2019-2023 di Auditorium Widya Sabha Uttama, Selasa (31/12). Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 389/Unwar/KP-02/2019 tentang Pemberhentian Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas, dan Pengangkatan Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas di Unwar, seluruh fakultas kembali dipimpin oleh dekan sebelumnya atau incumbent.

Pergantian hanya terjadi di PPs Unwar, dari Prof. Dr. Ir. I Gede Suranaya Pandit, M.P. diganti oleh Dr. Dra. Anak Agung Rai Sita Laksmi, M.Si. Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum dijabat kembali oleh Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H., Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dijabat Drs. I Wayan Mirta, M.Si., Fakultas Ekonomi dan Bisnis dijabat Dr. I Made Sara, S.E., M.P., Fakultas Sastra dijabat Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum., Fakultas Pertanian Ir. Dewa Nyoman Sadguna, M.Agb., Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, MT.Ars. serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) kembali dipimpin oleh dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK.

Baca juga:  Lantik 187 Pejabat, Bupati Suwirta Ajak Berantas Pegawai Malas dan Pungli

Usai pelantikan, Prof. Widjana menjelaskan, proses seleksi pimpinan masing-masing fakultas dan PPs telah dilakukan sejak dua bulan lalu. Para pimpinan diharapkan mampu bekerja satu arah demi mewujudkan visi-misi Unwar yang bermutu, berwawasan ekowisata dan berdaya saing global tahun 2034. “Jika dulu sistemnya pada election, kini dengan selection. Sehingga yayasan dan rektor perannya sangat menentukan dalam pemilihan dekan dan direktur,” ujar dokter spesialis parasitologi ini.

Prof. Widjana pun membantah jika tujuh dekan incumbent yang menjabat kembali bukan berarti tidak ada regenerasi di tubuh Unwar, melainkan murni hasil penilaian dari Rektor dan Ketua Yayasan. “Semua incumbent kami nilai masih layak untuk kita jadikan partner memajukan Unwar. Sekali lagi ini adalah keputusan bersama dengan yayasan,” ungkapnya. (Adv/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.