Sebutan patung kuda lebih sering didengungkan oleh media baik elektronik maupun media cetak apabila menyiarkan/menulis suatu berita. Contoh seperti berita ada demonstrasi mahasiswa di patung kuda Jakarta. Atau patung kuda di Tuban Badung dikagumi oleh wisatawan.

Menurut saya, jangan biasakan menyebut patung kuda tapi sebutlah judul patung itu yang sebenarnya sambil memperkenalkan arti atau makna patung yang bernilai sejarah yang cukup dikenal di tanah air. Sebutan patung kuda ganti dengan sebutan patung Arjuna Wiwaha yang ada di Jakarta yang cukup terkenal itu.

Dan patung kuda di Tuban dengan sebutan Patung Satria Gatotkaca. Patung kuda di Mengwi disebut Patung Rama Sita. Mari kita biaskan menyebut nama patung secara benar agar pemahaman terhadap spirit serta makna dari patung terbangun di kalangan masyarakat.

Baca juga:  Urai Kemacetan, Lokasi Ini akan Dibangun Underpass

W. Beratha Yasa

Kapal, Badung

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.