Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro mengawasi para pendukung dan warga yang berdatangan di sekitar KPU RI, Jakarta, Kamis (19/10/2023). (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Aksi unjuk rasa digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Jumat (20/10). Polres Metro Jakarta Pusat menerjunkan 1.611 personel gabungan disiagakan.

“Kami akan menerjunkan pasukan dalam aksi penyampaian aspirasi teman – teman mahasiswa siang ini berjumlah 1.611 personel,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro dikutip dari Kantor Berita Antara, Jumat (20/10).

Baca juga:  Solo Jadi Tuan Rumah Babak Semifinal dan Final Piala Dunia U-17

Susatyo mengatakan bahwa pasukan gabungan tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dengan didukung penuh oleh TNI dan Pemprov DKI Jakarta. Ia mengatakan, titik fokus pengamanan berada di Jalan Sudirman sebagai etalase dan wajah Kota Jakarta, di Patung Kuda dan di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan.

“Kami siap mengamankan aksi ini agar berjalan tertib, damai dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat luas, semoga aksi ini berjalan dengan tertib dan lancar dan mematuhi batasan waktu sesuai dengan aturan Undang – Undang yang berlaku,” kata dia.

Baca juga:  Motor Terjaring Razia Polisi, Dewa PA Nekat Curi Motor

Aksi unjuk rasa aliansi BEM SI terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dinilai dapat melanggengkan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Selain itu, aksi ini juga bertepatan dengan momentum sembilan tahun Presiden Joko Widodo menjabat menjabat sebagai Presiden.

Berdasarkan keterangan rilis yang diterima ANTARA, BEM SI memperkirakan terdapat 5.000 orang yang tergabung dalam BEM SI dan berbagai elemen masyarakat serta mantan aktivis 98 akan hadir dalam aksi unjuk rasa tersebut. (Kmb/Balipost)

Baca juga:  Rencana PKM Denpasar, Ini Kata Pejabat Polresta

 

BAGIKAN