Rumah permanen milik warga Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, terbakar pada Kamis (3/10) malam. (BP/ist)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Rumah permanen berukuran sekitar 13,5 kali 8 meter persegi milik Wayan Sekar (70), warga Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, terbakar pada Kamis (3/10) malam lalu. Api membakar rumah yang sebagian digunakan untuk usaha warung dan bengkel las. Akibat kejadian ini, pemilik rumah mengalami kerugian materiil diperkirakan Rp 500 juta.

Bagian depan rumah permanen ini disekat untuk dipakai tempat bengkel las. Sehari-hari bengkel las ini dikelola oleh cucu pemilik rumah, Kadek Agus Suriawan. Selain itu, di lokasi yang sama menantunya Wayan Tarki juga membuka warung kecil-kecilan.

Sebelum kejadian, bengkel dan warung di depan rumah korban telah tutup. Pemilik rumah bersama keluarga pun beristirahat. Saat itu, saksi Agus Suriawan mendengar suara ledakan kecil mirip suara petasan (mercon). Sumber letupan diketahui ada di ruang depan atau tempat usaha bengkel dan warung yang dikelolanya.

Setelah didekati, muncul kepulan asap hitam. Saksi bertambah panik setelah kepulan asap diikuti kobaran api. Saksi berteriak “kebakaran” sembari berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. Keluarganya ikut panik dan berlari ke tempat yang aman. Sementara api semakin membesar, sehingga barang perlengkapan rumah tangga dan peralatan bengkel tidak bisa diselamatkan.

Baca juga:  Jika Abu Vulkanik Ditemukan di Bandara Ngurah Rai, Penutupan akan Dilakukan

Beruntung mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pos Seririt dan Pos Singaraja tiba di lokasi kejadian. Petugas berusaha melokalisir api agar tidak merembet dengan menghabiskan dua tangki air. Karena lokasi yang jauh, pemadaman api dibantu satu unit mobil pemadam yang disiapkan di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) Celukan Bawang. Si jago merah baru bisa dipadamkan sekitar pukul 22.30 wita.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Iptu Gede Suamarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.I.K., membenarkan kejadian tersebut. Penyebab kebakaran belum bisa disimpulkan. Anggota tim Unit Reskrim Polsek Gerokgak masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. “TKP sudah diamankan dan rekan Reskrim Polsek Gerokgak masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebab kebakaran,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.