Suasana pelantikan anggota DPRD Bangli. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Tiga puluh anggota DPRD Bangli yang terpilih saat Pemilu April 2019 lalu, resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya, Senin (12/8). Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Bangli masa bakti 2019-2024 dilaksanakan melalui rapat paripurna di ruang sidang Gedung DPRD Bangli.

Para anggota dewan yang dilantik menggunakan busana adat. Acara pelantikan dihadiri ratusan undangan. Ketiga puluh anggota DPRD Bangli terpilih, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bangli disaksikan sulinggih.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana membacakan posisi pimpinan DPRD sementara yang diduduki I Wayan Diar dari Partai PDIP sebagai Ketua DPRD sementara. Sedangkan posisi wakil ketua DPRD sementara dijabat oleh Nengah Darsana dari partai Golkar. Pimpinan sementara di DPRD dipilih masing-masing partai politik yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua di DPRD.

Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata mengatakan sejak awal masa bakti dari tahun 2014, pihaknya telah melaksanakan berbagai agenda kegiatan legislatif dengan eksekutif, dialog komunikatif dengan kelompok masyarakat atau unsur masyarakat serta kegiatan reses untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan tujuan Pemkab Bangli untuk mewujudkan masyarakat yang Gita Shanti. Dari hasil kegiatan dewan masa bhakti 2014-2019, dalam menjalankan tugas dan kewenangannya telah banyak menghasilkan kinerja antara lain dan produk keputusan DPRD, baik itu berupa perda, persetujuan non perda, juga termasuk surat keputusan pimpinan DPRD.

Baca juga:  PLN Gunakan Listrik PLTS Sejak 2013, DPRD Bangli Minta Perusda Urus Kejelasannya

“Demikian juga telah melakukan fungsinya sebagai penampung aspirasi, dengan menerima secara langsung kunjungan dan penyapaian aspirasi dari warga masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar yang membacakan sambutan Gubernur Bali mengucapkan selamat bertugas memperjuangkan aspirasi dan harapan masyarakat, kepada anggota dewan yang telah dilantik. Kepercayaan masyarakat hendaknya menjadi semangat semangat dan arahan dalam menjalankan kewajiban, tugas dan tanggung jawab yang sangat mulia selama lima tahun ke depan. (Dayu Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.