Suasana di Pasar Batukandik. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pasar Anyar Sari, Batukandik, Denpasar Barat dalam waktu dekat akan dilakukan renovasi. Menariknya, renovasi yang dilakukan kali ini berada di dua titik, yakni bagian atas dan bawah.

Di bagian atas sumber dananya dari pusat. Sedangkan di bawah dilakukan dengan swadaya. Bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 4 miliar.

Menurut Direktur Utama PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata didampingi Direktur Umum AAN Yuliarta, Selasa (21/5), pasar di bagian atas mengalami musibah kebakaran pada Agustus 2018. Sedangkan di kios bawah pada 22 Maret 2019.

Kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 108 kios dan los di bagian atas. Untuk pembangunan kembali 108 kios dan los tersebut, saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Yuliartha mengatakan saat ini untuk gambar prototipe pasar sudah selesai di Kementerian Perdagangan. Dari gambar yang sudah dibuat tersebut yakni sebanyak 55 persen merupakan los dan 45 persen merupakan kios.

Baca juga:  Pasar Anyar Sari Terbakar

Kini, pihaknya masih menunggu turunnya DAK (dana alokasi khusus) dari pusat, dan setelah itu baru dilakukan proses tender. Diperkirakan Juni 2019 sudah turun sehingga langsung lakukan tender. “Kami perkirakan Desember 2019 akhir sudah selesai,” tegasnya.

Sedangkan untuk kios di bawah, yang waktu kebakaran menghanguskan 12 kios, juga akan dilakukan rehab. Hanya, sumber dananya berbeda. “Rehab di bawah akan dilakukan secara swadaya,” jelasnya.

Pada prinsipnya pedagang sudah siap untuk merehab pasar yang terbakar ini. Perbaikan kios yang diakibatkan kebakaran kedua tak bisa dijadikan satu dengan perbaikan kios yang terbakar pertama. Karena letaknya ini berbeda ada yang di bawah dan ada yang di atas.

Proyek tidak boleh pada tanah yang bertingkat, harus satu bidang tanah yang kedatarannya sama. Untuk di ketahui jumlah total pedagang di Pasar Anyar Sari sebanyak 580 pedagang dengan luas 2.09 hektar. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.