Petugas mengamankan boraks dari sejumlah pedagang di Pasar Negara. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Puluhan bungkus boraks diamankan petugas Loka POM Buleleng bersama instansi terkait di Pasar Negara. Selain itu, ditemukan juga bahan kerupuk yang mengandung zat berbahaya itu.

Boraks merk Bleng Kristal yang biasanya digunakan untuk bahan pembersih lantai ini ditemukan petugas terbungkus kemasan 1 Kg. Petugas mendapati bungkusan itu di tiga pedagang dari total 10 pedagang yang disasar pada Kamis (9/5).

Di tiga pedagang itu, petugas mendapati 28 bungkus boraks yang dijual. Merk ini sejatinya sudah dilarang dan ijin edarnya sudah ditarik BBPOM.

Selain itu, tim gabungan juga mengambil sejumlah sampel makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya untuk selanjutnya diuji laboratorium. Salah satu petugas LokaPOM Buleleng, Melissa mengatakan dari uji lab yang dilakukan pada 23 sampel makanan dan minuman seperti bermacam jajan bali, kue basah, tahu, ikan asin, cendol dawet, cincao, serta kerupuk, hanya satu yang positif boraks. “Dari 23 sampel hanya satu yang positif, yakni kerupuk bleng. Kita berikan pembinaan kepada pedagang untuk tidak menjualnya karena berbahaya bagi konsumen,” terangnya.

Baca juga:  10 Sampel Makanan Diuji, 1 Mengandung Boraks

Terkait boraks, sebelumnya di Jembrana sempat adanya peredaran boraks cap Jago. Tetapi berkat kesigapan petugas serta dinas terkait, lambat laun terbebas dari boraks.

Namun belakangan kembali ditemukan boraks jenis lainya. Terkait temuan ini, akan ditindaklanjuti lebih lanjut oleh dinas terkait seperti dengan pengawasan akan peredaran makanan yang mengandung boraks, metanil yellow, formalin dan rhodamin B. Khususnya para pedagang yang pernah kedapatan menjualnya. “Kita berikan edukasi kepada mereka (pedagang). Agar tidak menjual itu,” terangnya. (Surya Dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.