Ilustrasi Pemilu. (BP/wan)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascapemilihan serentak 17 April, banyak beredar di media sosial nama-nama calon legislatif yang lolos ke DPR RI. Begitu juga muncul empat nama calon DPD RI yang disebut meraih suara terbanyak.

Kondisi ini membuat KPU Provinsi Bali buka suara. Ditegaskan hal itu merupakan hoax.

Masyarakat diminta bersabar dan menunggu hasil penghitungan resmi yang dilakukan oleh KPU. “Itu hoax. Sabar saja, tunggu, bahkan presiden pun bilang sabar, tunggu, karena yang resmi itu harus bertahap. Tidak boleh seenak-enaknya mengeluarkan. Jadi tolong jangan tambah kami lagi kerepotan dengan menjelaskan hoax-hoax seperti ini,” ujar Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan dikonfirmasi, Jumat (19/4).

Menurut Lidartawan, KPU memang memiliki Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Namun, proses penghitungan diakui berjalan lambat karena data diunggah dari seluruh Indonesia.

Masyarakat yang ingin mengetahui perolehan suara pemilu di Bali bisa mendatangi KPU kabupaten/kota. Pihaknya memperkirakan rekapitulasi di kabupaten/kota selesai 19 atau 20 Mei.

Setelah itu, baru dilakukan rekapitulasi di tingkat provinsi. “Saya senang kalau masyarakat ikut, yang terpenting buat kita semua sekarang, kalau mau betul-betul hasilnya semua bisa diterima nanti di kecamatan kita buka lagi kalau ada yang kecewa, salah atau apa, jangan lagi ada caleg-caleg yang bilang suaranya hilang atau suaranya ditilep KPU,” jelasnya.

Lidartawan menambahkan, ada waktu 15 sampai 17 hari untuk mengecek di PPK supaya pemilu berjalan transparan. Terlebih, ada sanksi pidana pemilu bagi petugas yang terbukti macam-macam atau dengan sengaja merubah perolehan suara.

Baca juga:  Tari Sakral Tak Boleh Dipentaskan Sembarangan

Termasuk bagi para saksi yang ketahuan membuat laporan palsu.

Sementara itu, hingga pukul 15.45 kemarin sudah masuk data dari 18.640 TPS untuk penghitungan suara Pilpres. Secara keseluruhan, ada 813.350 TPS di Indonesia.

Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sementara unggul dengan perolehan suara 1.956.617 (55,20 persen). Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 1.587.701 suara (44,80 persen).

Untuk hasil penghitungan suara sementara Pileg DPR RI di Bali, PDIP tercatat unggul dengan perolehan 10.707 suara, disusul Golkar 7.504 suara, Nasdem 2.096 suara, Hanura 1.320 suara, PKS 1.242 suara, Demokrat 1.159 suara, Gerindra 1.048 suara, Partai Berkarya 541 suara, PKB 486 suara, PSI 416 suara, Perindo 398 suara, Garuda 115 suara, PPP 109 suara, PKPI 93 suara, PBB 60 suara, dan PAN 47 suara.

Untuk Pileg DPRD Provinsi, data baru masuk dari 136 TPS. Sedangkan total TPS di Bali berjumlah 12.386. Sementara ini, PDIP juga unggul dengan persentase 38,62 persen, disusul Nasdem 19,52 persen, Golkar 13,34 persen, Demokrat 8,2 persen, Gerindra 5,27 persen, dan PKPI 3,89 persen. Untuk DPD, masih belum tampak data yang muncul. (Rindra Devita/balipost)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.