Masa kampanye Pilpres dan Pileg 2019 tinggal beberapa hari lagi. Pemilu akan segera dilangsungkan dengan harapan masyarakat berpartisipasi. Namun, hingga saat ini, hal itu tampaknya sulit dilakukan mengingat minimnya sosialisasi dan ajakan dari KPU untuk mengajak masyarakat datang ke TPS.

Baliho yang banyak justru dari pihak berwenang –polisi dan TNI yang dengan mengajak masyarakat datang ke TPS untuk mencoblos. Dengan ajakan bahwa mencoblos itu keren.

Sampai saat ini, saya pikir pemahaman publik yang lebih dominan adalah memilih presiden. Pilihan ini dinilai simpel karena hanya memilih dua alternatif. Sedangkan untuk memilih calon DPD dan DPR serta DPRD, masyarakat tampaknya masih akan kesulitan.

Selain kertas suaranya juga belum banyak disimulasikan, potensi terjadi kesalahan saya prediksi akan tinggi. Di kalangan pemilih terdidik atau setidaknya sempat mengenyam bangku sekolah, proses pemilihan kali ini juga dinilai  tergolong ribet. Untuk itu, perlu sosialisasi yang lebih jelas dan terukur.

Baca juga:  APK di Tiga Kabupaten Ini Dipantau KPU Bali

Saya pikir masih ada waktu untuk optimalisasi proses sosialisasi pencoblosan. KPU harus melibatkan semua jajarannya untuk hal ini. Gaung KPU Provinsi Bali dalam penyelenggaraan pemilu saat ini juga  lemah. Tak terdengar gebrakan yang jelas untuk mensosialisasikan proses pencoblosan.

Mestinya, KPU segera memberdayakan semua potensinya untuk menjelaskan cara memilih dan mencoblos. Ingat, ribetnya proses pemilihan akan berpotensi menimbulkan banyak suara rusak dan membuat pemilih hanya datang untuk memilih presiden. Bagi banyak pemilih, memilih presiden dinilai lebih penting dan mudah.

Padahal, untuk kepentingan demokrasi yang efektif dan melibatkan partisipasi pemilih yang optimal, peran rakyat harus dioptimalkan. KPU masih punya waktu untuk melakukan sosialisasi dan ini harus dimanfaatkan secara baik.

I Wayan Arsana

Gianyar, Bali

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.