Panitia Dharma Shanti nasional 2019 menemui wapres JK. (BP/har)

JAKARTA, BALIPOST.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan Panitia Dharma Santi Nasional Nyepi 2019 yang dipimpin Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Wisnu Bawa Tenaya. Selain Wisnu Bawa, turut hadir Ketua Panitia I Wayan Gigin Samudra serta Penasihat Panitia Nyepi Nasional Satria Naradha.

Dalam kunjungannya, panitia mengundang Wapres JK untuk menghadiri kegiatan Dharma Shanti Nasional tahun 2019 dengan tema ‘Catur Brata Penyepian dan Untuk Mensukseskan Pemilu 2019’ yang akan dipusatkan di Bali. Selain Wapres JK, Presiden RI Joko Widodo juga diharapkan kehadirannya pada perayaan Nyepi 2019 tingkat nasional itu.

Ketua Umum PHDI Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan kehadiran mereka menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam rangka mengundang untuk menghadiri kegiatan Dharma Santi Nasional serangkaian Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 7 Maret 2019 (1 Saka 1941).

“Mudah-mudahan para tokoh, Pak Wakil Presiden, Pak Presiden nanti dan yang lainnya bisa menghadiri kegiatan kami. (Beliau) kami undang,” ujar Wisnu di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

Untuk Dharma Santinya, tadi kami laporkan ancer-ancer (rencananya) tanggal 5 April di Bali dengan beberapa kegiatan. Salah satu pertimbangan Bali sebagai lokasi Perayaan Nyepi Nasional adalah karena waktunya yang berdekatan dengan perhelatan Pemilu Serentak 2019.

Baca juga:  Bali Tak Boleh Lalai Antisipasi Bencana

Wisnu mengajak seluruh umat Hindu mampu menjaga situasi aman karena Perayaan Nyepi berdekatan dengan perhelatan Pemilu Serentak 2019 yang akan dilasanakan pada 17 April. “Kegiatan terakhirnya adalah Dharma Santi Nasional, kita akan lakukan untuk bisa guyub. Kita semua umat kita, apalagi kita mau hadapi pesta demokrasi. Inilah kita ajak semua untuk menjaga situasi yang aman tenteram dan sebagainya,” jelas Wisnu.

Arahan JK

Lebih jauh, Wisnu Bawa menjelaskan panitia mendapat sejumlah arahan dari JK, antara lain pesan agar umat Hindu hidup rukun antara satu dengan yang lain.

Ia juga melaporkan sejumlah perkembangan kegiatan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) dan Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DNJ).

“Sebagai umat beragama disampaikan supaya kita guyub semuanya jadi betul-betul bangsa ini ke depan guyub. Tadi kami laporkan juga sumber daya manusia kita melalui perguruan tinggi kita ada UNHI, STAH dan semua karena memang unsur manusianya, kalau sudah cerdas, kayak pandawa lima itu moral mentalnya oke, pintar berani dan arif dan bijak, kalau sudah dilakukan insyaallah Indonesia  semakin maju,” jelas Wisnu Bawa.(hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.