MANGUPURA, BALIPOST.com – Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali menggelar acara nonton bareng (nobar) acara debat perdana Pilpres 2019 di GOR Segara Perancak, Desa Tibubeneng, Badung, Kamis (17/1) malam. Acara ini digelar untuk mewujudkan demokrasi partisipatoris dan edukasi politik.

Diharapkan, masyarakat bisa langsung melihat calon sekaligus visi dan misi serta program-program unggulan mereka. Khususnya pasangan calon nomor urut 1, Ir. H. Joko Widodo-Prof. Dr. (H.C) KH Ma’ruf Amin.

“Masyarakat juga bisa terlibat langsung dalam diskusi-diskusi dalam nonton bareng ini. Jadi itu salah satu wujud demokrasi partisipatoris dan edukasi politik,” ujar Ketua TKD Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Bali, IGN Kesuma Kelakan disela-sela nobar.

Selain itu, lanjut Kelakan, kegiatan nobar yang dihadiri pula oleh Ketua DPC PDIP Badung sekaligus Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta ini juga untuk mempertegas bahwa visi misi dan program unggulan Jokowi sudah berjalan dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Artinya, tidak dalam konteks wacana lagi bila dibandingkan calon lain yang belum pernah mengelola republik ini.

Baca juga:  Prabowo Gelar Kampanye Akbar di Bali

Sebelum nobar dimulai, berbagai capaian Jokowi selama menjabat presiden 4 tahun terakhir juga dipertontonkan kepada masyarakat yang hadir. Termasuk di dalamnya adalah relawan Projo serta partai pengusung dan pendukung yakni PDIP, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI. Di Bali sendiri, Jokowi-Ma’ruf Amin ditarget meraih kemenangan 80 persen. “Mudah-mudahan ini bisa kita capai,” imbuhnya.

Ketua DPC PDIP Badung, I Nyoman Giri Prasta optimis perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin di Bali dapat melebihi target yang ditentukan. Ia juga memaparkan sejumlah alasan mengapa masyarakat harus memilih pasangan nomor urut 1 itu.

Jokowi, khususnya, disebut sebagai pribadi yang jujur, disiplin, bekerja dengan setulus hati dan berhati-hati, serta bekerja keras dan tuntas. “Kita harus objektif, kita sudah melihat Jokowi betul-betul menjaga 4 pilar bangsa (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45, red),” ujar Giri yang sempat menyumbang sebuah lagu untuk menghibur para peserta nobar. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.