Gubernur Bali, Wayan Koster (3 kiri) bertemu dengan pelaku pariwisata. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali (AMPB) mengungkap hasil FGD ASITA Komite Tiongkok tentang pasar Tiongkok saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Kuta, Badung, Rabu (28/11). Dalam rilis Humas Pemprov Bali, Ketua AMPB, Gusti Kade Sutawa menyampaikan, banyak agen wisata yang merasa gembira dan memberikan pujian kepada Pemprov Bali lantaran telah menutup toko-toko mafia Tiongkok ini.

“Menurut agen, dengan tutupnya toko-toko ini keluhan wisatawan yang datang ke Bali akan berkurang dan secara perlahan pasar Tiongkok di Bali akan kembali normal,” ujarnya.

Hasil FGD, lanjut Sutawa, juga menguak alasan menurunnya wisatawan Tiongkok bukan disebabkan oleh kebijakan Gubernur Bali. Faktor utama dikarenakan perekonomian di Tiongkok juga sedang turun. Ini mengacu pada penurunan yang juga terjadi di pasar Tiongkok lain, seperti Manado dan Rusia.

Di samping itu, bulan November-Desember memang sepi setiap tahunnya. “Faktor lain yang mempengaruhi persepsi wisatawan Tiongkok adalah jatuhnya pesawat Lion Air dan bencana gempa Lombok serta Tsunami Palu,” imbuhnya.

Baca juga:  Terlalu Banyak Libur, Lemahkan Daya Saing Naker Bali

Sutawa menambahkan, penipuan dan ketidakramahan oknum toko-toko ilegal yang sebetulnya membuat penurunan kunjungan wisatawan Tiongkok. Hal tersebut bahkan sudah dirasakan sejak bulan Juni. Itu sebabnya langkah yang diambil Gubernur Bali untuk menertibkan toko-toko tersebut dipandang sebagai hal yang positif untuk keberlangsungan pariwisata Bali ke depan.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku akan melakukan berbagai langkah di bidang pariwisata untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Beberapa diantaranya terkait dengan penataan lingkungan, pembangunan infrastruktur, kebijakan ekonomi kerakyatan yang bersinergi dengan dunia pariwisata, serta kebijakan di bidang pariwisata itu sendiri. “Semua aspek akan saya tata,” ujarnya.

Koster juga mengajak para pelaku pariwisata untuk turut serta mendukung kebijakan positif yang menguntungkan semua pihak khususnya masyarakat lokal Bali. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.