Irwan Hidayat (kiri) didampingi Wewey Wita (tengah) dan Maria Hidayat saat menjelaskan tentang syuting iklan terbaru Tolak Linu yang dilaksanakan di Bali, Senin (10/9). (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sido Muncul memilih silat untuk ditampilkan dalam iklan terbarunya. Pesilat yang dipilih dalam iklan produk Tolak Linu ini adalah Wewey Wita yang memperoleh medali emas di Asian Games.

Menurut Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat didampingi Wakil Direktur Pemasaran, Maria Reviani Hidayat, Senin (10/9) malam di Kuta, iklan yang mengangkat silat tersebut lebih mengedepankan tentang filosofinya. “Silat itu bukan sebatas beladiri tapi ada filosofi yang lebih mendalam,” katanya.

Ia mengutarakan filosofi silat adalah mencari kedamaian, keseimbangan, ketenangan, dan membela yang lemah. Intinya, kata Irwan, Sido Muncul ingin mengetengahkan filosofi silat yang dilakukan untuk kesehatan dan kedamaian hati. “Melalui iklan yang mengangkat filosofi silat, kami ingin image silat yang identik dengan kekerasan bisa berubah menjadi lebih indah dan bermanfaat untuk kesehatan,” terangnya.

Irwan mengatakan melalui iklan yang mengangkat silat sebagai fokus utamanya, olahraga ini bisa lebih diterima di masyarakat. Tidak hanya bisa dilakukan orang-orang tertentu yang ingin belajar beladiri, melainkan semua orang yang ingin hidup sehat.

Lebih jauh ia mengatakan memilih Wewey Wita sebagai bintang iklan karena prestasi yang dimiliki pesilat itu. Selain itu, ia menyebut Sido Muncul berjodoh dengan Wewey. “Tadinya kami mau menggunakan 5 pesilat peraih medali emas di Asian Games, namun setelah berkoordinasi dengan sutradara yang menggarap iklan ini, diputuskan hanya satu orang yang digunakan, yakni Wewey,” jelasnya.

Baca juga:  Sido Muncul Gelar Seminar Herbal di Pontianak

Soal lokasi syuting di Bali, Irwan mengatakan ada beragam pertimbangan. Salah satunya, Bali memiliki obyek alam yang lebih lengkap. Transportasi dan sarana lainnya di Bali juga mudah diperoleh. Lokasi obyek alamnya pun bisa dijangkau tanpa perlu waktu berhari-hari. “Kalau untuk lokasi syuting sebenarnya banyak lokasi yang bagus di Indonesia. Hanya, beberapa ada yang susah dijangkau dan peralatan syuting kan relatif banyak sehingga perlu juga jadi pertimbangan,” paparnya.

Karena ingin menggambarkan silat sebagai sebuah olahraga yang indah, Air Terjun Banyumala, Wanagiri dijadikan pilihan. Silat akan ditampilkan menyatu dengan alam sehingga bisa memperkuat kesan kedamaian dan menyehatkan. “Kalau goalnya sehat, diharapkan semua bisa ikut silat dan olahraga ini bisa dipertandingkan di seluruh event olahraga internasional, seperti judo, kempo, dan banyak olahraga beladiri lainnya,” harapnya. (Diah Dewi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.