SEMARAPURA, BALIPOST.com – Perjuangan krama Bali menolak reklamasi Teluk Benoa telah bertahun-tahun. Namun hal tersebut belum mendapatkan jawaban dari pemerintah.

Koordinator ForBALI, I Wayan “Gendo” Suardana saat melaksanakan nyegara gunung di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Minggu (29/7) mengatakan sejauh ini perjuangan penyelamatan lingkungan ini  terabaikan oleh pemerintah Bali. “Saya pikir di Bali kita tidak punya apa-apa. Ada dukungan (penolakan, red) dari DPR. Sifatnya individu-individu. Secara kelembagaan, belum. Mainkan isu reklamasi untuk kepentingan politik penguasaan,” katanya.

Namun demikian, tegas Gendo, krama Bali tetap bertarung memastikan analisis mengenai dampak lingkungan reklamasi tidak berjalan. Ia pun menyebutkan respons pemerintah pusat lebih baik dari pada pemerintah Bali. “Nasional responsnya lebih bagus dari Bali. Kendati Presiden Jokowi belum berani ambil tindakan tegas batalkan reklamasi,” ucapnya.

Baca juga:  Ini, Alasan Presiden Jokowi Belum Teken UU MD3

Respons tersebut, salah satunya ditunjukkan Komisi IV DPR RI yang mengeluarkan rekomendasi penghentian secara permanen reklamasi. “Kalau reklamasi di Jakarta kan dihentikan sementara. Tetapi untuk Teluk Benoa secara permanen. Dari kementerian juga ada respon,” imbuhnya. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.