TABANAN, BALIPOST.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan melalui bidang terkait akhirnya resmi bisa melakukan pelayanan tera ulang secara mandiri. Dan kegiatan perdana pelayanan tera ulang telah dilakukan di dua pasar yakni pasar Tabanan dan pasar Kediri.

Antusiasme masyarakat pun cukup luar biasa, terbukti pelayanan perdana ini dibanjiri ratusan wajib tera ulang. “Dari dua pasar tersebut telah dilayani 609 wajib tera ulang dengan 2.010 alat alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya,” terang Kepala Disperindag Tabanan, I Gusti Nyoman Arya Wardana didampingi Kabid Metrologi Disperindag Tabanan Gusti Ayu Sri Wahyuni.

Lanjut dijelaskannya, pelaksanaan pelayanan di kabupaten/kota pasca pelimpahan seharusnya sudah digelar Oktober 2016. Namun di kabupaten Tabanan karena sedang berproses, baru 23 Maret 2018, Unit Kemetrologian Kabupaten Tabanan diresmikan sebagai pelaksana pelayanan tera dan tera ulang oleh Menteri Perdagangan.

Baca juga:  Hasil Uji BPOM, Ditemukan Makanan Mengandung Formalin dan Rhodamin B

Dan di 2018, pelayanan tera ulang, lanjut Arya Wardana, direncanakan mampu menyasar tujuh pasar dengan intensitas 10 kali pelayanan (Sidang Tera Ulang). Disamping itu telah dilaksanakan juga tera ulang kepada 6 SPBU. “Pelayanan tera ulang terus akan dijadwalkan sesuai permohonan wajib tera,” ucapnya.

Diakuinya masih ada beberapa hambatan yang dihadapi, sehingga pelayanan tera/tera ulang belum mampu menyasar seluruh pasar maupun UTTP di Kabupaten Tabanan. Seperti, keterbatasan SDM. Saat ini di Kabupaten Tabanan baru ada 2 orang pegawai yang berhak melakukan pelayanan tera ulang.

Begitupun yang tidak kalah pentingnya yakni belum tersedianya tempat reparasi UTTP bilamana UTTP yang saat ditera ulang perlu perbaikan (perbaikan UTTP merupakan tanggung jawab pemilik UTTP) dan saat ini masih mengandalkan jasa reparasi dari luar kabupaten. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.