AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kubu, Karangasem, Sabtu (31/3) malam, berujung bencana. Satu unit bungalow di Hotel Kubu Indah di Banjar/Desa Kubu disambar petir yang kemudian memicu kebakaran.

Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut namun demikian kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang dihimpun, Minggu (1/4), hujan disertai petir berlangsung hampir semalaman.

Mulanya petir menyambar atap bungalow yang terbuat dari ilalang, kemudian dengan cepat merembet ke bawah ke bangunan vila. Sambaran petir terjadi sekitar pukul 19.30, begitu muncul api pihak pengelola vila langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem.

Tim pemadam yang berkekuatan 17 personil tiba di lokasi sekitar 30 menit kemudian. Dengan menggunakan satu unit mobil damkar Jepang, satu unit mobil penembak dan dua mobil penyulpai air, tim pemadam baru benar-benar bisa menjinakkan si jago merah sekitar pukul 02.00. ‘”Hujannya deras sekali, lalu ada petir diikuti gemuruh keras. Listrik langsung padam,’” ungkap salah seorang karyawan hotel, Teti (34).

Baca juga:  Hasil Sementara, Polisi Sebut Ada Kebakaran di Gubuk

Begitu listrik padam, Teti dan karyawan lainnya mengaku melihat api dan kepulan asap dari bungalow nomor 7 dan 8 yang menjadi satu bangunan. Pemilik hotel, Gaby Fahr Valagnolo (56) asal Jerman kemudian buru-buru menyuruh karyawannya mencari bantuan. Teti kemudian menghubungi Polsek Kubu yang langsung berkoordinasi dengan Dinas Damkar Karangasem. ‘’Sebelum tim pemadam tiba, karyawan dibantu warga sempat berusaha melakukan pemadaman. Api total padam sekitarp pukul 22.00 tapi pendinginan dilakukan sampai pukul 02.00,’’ jelas Kapolsek Kubu, AKP Made Suadnyana.

Saat kebakaran terjadi, kedua bungalow yang terbakar sedang ada penghuninya. Bungalow 7 ditempati turis Rusia Kechetkol Pavel dan Tseplina Olya, sedangkan bungalow 8 ditempati turis asal Surabaya, Lusiana Santoro dan Merlianny E.

Keempat tamu berikut barang-barangnya berhasil diselamatkan. Pemilik hotel mengaku menderita kerugian sekitar Rp 450 juta.

Kadis Damkar Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa, mengakui upaya pemadaman memakan waktu yang cukup lama. Itu karena objek yang terbakar berupa bangunan yang beratap ilalang. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.