Ilustrasi. (BP/dok)

GIANYAR, BALIPOST.com – Seorang pelajar I Dewa Gede Yudamarta Meranggi (16) meninggal dunia setelah mengalami lakalantas di Jalan Udayana sebelah barat Puri Ageng Blahbatuh, pada Rabu (10/1). Ia meninggal dunia saat dilarikan ke RS Sanjiwani Gianyar.

Kasatlantas Polres Gianyar, AKP Gede Eka Putra Astawa, Kamis (11/1) menjelaskan, kecelakaan adu jangkrik ini terjadi lantaran korban Yudamarta terlalu mengambil haluan kanan. Pada awalnya Scoopy DK 7966 LQ yang dikendarai korban Yudamarta, datang dari arah selatan menuju ke utara. Sedangkan Scoopy DK 7477 dikendarai Ngurah Widyatmika datang dari arah utara ke selatan.

Di TKP, korban Yudamarta hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya dengan mengambil haluan ke kanan. Namun diduga karena terlalu ke kanan, tabrakan tak bisa dihindari oleh sepeda motor yang datang dari arah utara. “Ini karena faktor human error,” jelas Kasatlantas.

Baca juga:  Hendak Buang Air Kecil, Dagang Bakso Ini Justru Temukan Jasad Bayi

Ditambahkan, teman yang dibonceng Yudamarta, Kadek Krisna hanya mengalami luka lecet pada lutut kaki kanan. Sedangkan Gusti Widyatmika hanya mengalami luka lecet pada siku kiri. Keduanya sempat menjalani perawatan di RS Sanjiwani Gianyar.

Memastikan kronologis yang sebenarnya, pihak kepolisian pun tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk teman yang dibonceng. “Setelah kejadian, masih minim informasi yang kami dapatkan. Sebab secara psikologis, teman yang dibonceng dan pihak keluarga masih syok berat,” terangnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.