Komang Gede Sanjaya (kiri). (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – PDIP Tabanan tampaknya mulai berancang-ancang menghidupkan mesin partai pascaturunnya rekomendasi paket Cagub dan Cawagub Bali dari Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. “Kita lebih jauh tunggu dulu instruksi DPD PDIP Bali, pola seperti apa untuk memenangkan KBS-ACE di Tabanan,” kata Ketua DPC PDIP Tabanan, Komang Gede Sanjaya, Senin (13/11).

Meski demikian pihaknya mengatakan sebagai petugas partai, jajarannya telah siap memenangkan pasangan yang diusung, sesuai perintah ketua umum PDIP. Mulai dari menghidupkan mesin partai dari tingkat anak ranting (banjar), tingkat ranting (desa) dan tingkat kecamatan (PAC), serta badan dan sayap partai. “Relawan semua bergerak, dari bawah sampai atas, hal ini sudah biasa kita lakukan di Tabanan setiap hajatan politik maupun pilkada,” tegasnya.

Disinggung tentang target pemenangan, khusus di kabupaten Tabanan yang merupakan basis PDIP, Komang Gede Sanjaya yang kini juga menjabat Wakil Bupati Tabanan ini belum berani memastikan, hanya saja ia berharap raihan suara bisa diatas raihan saat pileg. “Mudah-mudahan bisa di atas 60 persen, kita sesuaikan dengan jumlah kursi fraksi PDIP di Tabanan 55 persen,” ucapnya.

Baca juga:  Rai Mantra dan Rai Wirajaya Ambil Formulir Pendaftaran

Bahkan tiga kecamatan yakni Kediri, Baturiti dan Penebel akan digenjot untuk mengoptimalkan raihan suara tersebut. Apalagi pihaknya meyakini di Tabanan militansi kepartaian masih bagus. “Kalau sudah kompak, target di Tabanan pasti bisa dicapai,” pungkasnya.

Tidak jauh beda dengan Sanjaya, pentolan PDIP Tabanan yang kini juga menjabat Ketua DPRD Tabanan, Ketut ‘Boping’ Suryadi menargetkan raihan suara bisa 75 persen di Tabanan. Dan untuk wilayah Penebel serta Baturiti juga menjadi atensi untuk mendongkrak raihan suara tersebut. “Realistis saja, banyak kekuatan partai lain di dua kecamatan ini,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti yang sempat masuk bursa calon Gubernur Bali, hanya mengatakan pihaknya akan mendukung apapun yang menjadi keputusan induk partai. “Semua adalah kewenangan pusat, apapun itu hasilnya kita berbuat maksimal, di Tabanan banyak hal yang kita programkan lebih baik. Intinya tetap berkoalisi dengan rakyat, tetap ngayah, dan menabung karma,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.