LAMONGAN, BALIPOST.com – Berwisata untuk menghilangkan kepenatan nampaknya tak harus di lokasi wisata yang ramai. Di Lamongan, terdapat sebuah wisata pohon unik raksasa.

Di lokasi ini, pengunjung dimanjakan dengan pemandangan indah serta menikmati keunikan pohon. Selain itu wisatawan dimanjakan dengan berfoto dan ber-selfie sesuai keinginan mereka.

Obyek wisata ini diberinama Rumah Pohon Lestari. Letaknya di Dusun Wide, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Wisata alami yang berada di area lokasi Perhutani Lebor ini memiliki luas 6,3 hektare di atas perbukitan. Jika ditempuh dari Kota Lamongan berjarak sekitar 25 kilometer.

Pohon trinil dengan bentuk akar melingkar seperti raksasa ini menjadi salah satu destinasi wisata baru yang mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Di lokasi ini, pengunjung yang datang langsung mencari lokasi yang dianggap menarik untuk mengambil gambar dengan pemandangan pohon unik dari fenomena alam ini.

Salah satu pengunjung, Inayah, mengatakan tak hanya menjadi tempat wisata biasa, pohon trinil yang menyerupai mahluk raksasa ini juga menjadi tempat rekreasi yang lagi hits dan terkenal karena keunikannya. Meski lokasinya di dalam Perhutani, pengunjung cukup banyak yang datang.

Baca juga:  Camat Kerambitan Lamar Posisi Kadis Pariwisata Tabanan

Saat ini, di lokasi tersebut terdapat lima titik pohon trinil unik raksasa yang digunakan para wisatawan untuk berfoto. Jadi hitsnya pohon trinil ini sebagai obyek wisata berawal dari dari sejumlah pemuda di desa setempat yang bermain di tengah hutan berfoto di bawah pohon ini dan diunggah di media sosial hingga menjadi viral.

Menurut Kepala Desa Sendangharjo, Ahmad Kirom, saat ini, wisata alam Rumah Pohon Lestari masih dikelola pihak pemerintah desa melalui karang taruna. Rencananya akan dijadikan destinasi wisata alam.

Sementara itu, bagi para pengunjung yang hendak menikmati wisata pohon unik ini masih tidak dikenakan biaya. Para wisatawan hanya membayar karcis parkir kendaraan untuk roda dua Rp 2.000 sedangkan roda empat 5.000 rupiah. (kmb/surabayatv)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.