Ilustrasi. (BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com – Tahun 2018, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali menargetkan penambahan kampung digital di satu kabupaten. Saat ini kampung digital telah terbentuk di dua tempat yaitu di Celuk, Gianyar dan Sindhu, Sanur.

“Hingga saat ini kan baru ada dua di Gianyar dan Sanur. Nah, untuk tahun 2018 mendatang kami targetkan ada penambahan satu kampung digital lagi. Namun untuk daerahnya masih kami evaluasi dulu, apa itu di Karangasem atau Buleleng,” ujar I Dewa Nyoman Patra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Minggu (3/9).

Di era teknologi saat ini, kampung digital memiliki peran yang sangat penting dalam pemasaran produk UKM. Untuk itu, pihaknya menggenjot pelaku UKM di Bali agar mampu memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. “Dengan perkembangan dan kemajuan informasi serta teknologi saat ini, ke depan kami harapkan UKM semakin banyak memanfaatkan hal tersebut. Karena, pemasaran memalui media digital tersebut sangat membantu, karena lebih efektif dan efesien,” jelasnya.

Baca juga:  Besok, Pendaftaran Jalur Miskin untuk PPDB SMA akan Dimulai

Pihaknya pun memberikan pelatihan bagi pelaku UKM yang masih awam dalam memanfaatkan teknologi. Sehingga, dengan pelatihan yang diberikan, ke depannya diharapkan terutama di sisi pemasaran dapat mengikuti atau mengimbangi pengusaha lainnya yang terlebih dahulu telah memanfaatkan teknologi dalam memasarkan produk.

Sejauh ini pemasaran digital tidak hanya memanfaatkan kampung digital yang sudah ada. Banyak UKM di Bali telah melakukan pemasaran online secara individu. “Tidak hanya pelaku usaha yang sudah besar dan memiliki brand saja yang saat ini memanfaatkan pemasaran digital, anak-anak muda pun banyak yang sudah menekuni pemasaran tersebut. Karena pemasaran tersebut tidak membutuhkan modal yang banyak, lebih banyak mengandalkan mobile phone,” (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.