DENPASAR, BALIPOST.com – Remaja adalah individu yang unik dengan segala proses perkembangan yang harus dilaluinya, baik secara fisik maupun psikologis. Untuk menjadikan anak sebagai remaja yang berjiwa sehat dibutuhkan peran bersama, khususnya orangtua sebagai guru yang utama.

Menurut akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa (Unwar) dr. Putu Asih Primatanti, masa remaja merupakan masa transisi dan merupakan masa yang sulit bagi seorang anak. Ia mengatakan kemungkinan akan terjadi perubahan perilaku yang cukup signifikan.

Baca juga:  Tragedi Remaja Tenggelam di Bendungan Penarungan, Sempat diingatkan Jangan Mandi di Pusaran Air

Pada masa ini, remaja mempunyai tugas–tugas perkembangan yang dapat menjadi ancaman bagi remaja dan juga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Adanya hambatan dalam tahap perkembangan, lanjutnya, dapat menimbulkan masalah kesehatan jiwa bila tidak terselesaikan dengan baik.

Masalah tersebut dapat berasal dari remaja sendiri, hubungan dengan orangtua atau akibat interaksi sosial di luar lingkungan keluarga. Guna memperoleh remaja yang berjiwa sehat, ia menyebutkan peran orangtua sebagai guru yang utama sangatlah penting dan sangat berpengaruh terhadap prilaku dan karakter mereka.

Baca juga:  Selamatkan Anaknya di Pantai, Pria Asal Dalung Meninggal

Agar kesehatan jiwa remaja dapat tercapai, deteksi dini dan intervensi dini perlu dilakukan dengan melibatkan keluarga maupun remaja sendiri. Sehingga, masalah–masalah kejiwaan remaja dapat diatasi dengan baik. (kmb/balitv)

BAGIKAN