sekolah
Ujian nasional yang dilaksanakan di SLBN Jembrana dan diikuti satu orang siswa. (BP/kmb)
NEGARA, BALIPOST.com – Ujian nasional di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jembrana hanya diikuti satu orang siswa. Ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNBK) yang diikuti siswa ini menemukan berbagai kendala saat mengerjakan soal.

Dari empat siswa kelas 12 hanya Kadek Wartika yang mengikuti UN, Selasa (11/4).
Sementara tiga siswa lainnya yang merupakan tuna grahita dikecualikan mengikuti UN. Berbagai kendala dialami siswa tuna rungu ini saat mengerjakan soal UN. Salah satunya sulitnya memahami soal ujian lantaran keterbatasan kosa kata sesuai dengan sistem isyarat Bahasa Indonesia atau Sibi yang mereka pelajari selama ini.

Guna memperlancar siswa dalam mengerjakan soal, pihak sekolah menempatkan seorang guru yang memahami bahasa isyarat di dalam ruang ujian selama pelaksanaan UN berlangsung.

Baca juga:  Peran Guru pada Era Disrupsi

Kepala SLBN Jembrana Gede Wisnaya mengatakan dalam menghadapi ujian, siswa harus didampingi guru karena mereka perlu penjelasan dari guru untuk masing-masing soal yang tidak dimengerti.

Pelaksanaan UN di SLB berbeda dengan sekolah SMA/SMK. Ujian di SLB katanya berlangsung hanya tiga hari hingga Rabu (12/4) dengan mata pelajaran Bahasa Inggris. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.