PDAM
Ilustrasi
GIANYAR, BALIPOST.com – Warga di seputaran Desa Temesi mengeluhkan keruhnya air PDAM sejak seminggu terakhir. Kondisi ini membuat pelanggan kecewa, lantaran air tersebut tidak bisa dipakai.

Salah satu warga Tedung, Bagus Ari, Minggu (19/3) menjelaskan, keruhnya aliran air PDAM sudah terjadi sejak smeinggu lalu. Ia pun tidak bisa memanfaatkan air tersebut sehingga harus membeli air kemasan untuk memasak sehari-hari. “Kalau beli air galon lagi, keluar biaya lagi, ini kesulitan kami,” jelasnya.

Kini, sebagian warga yang punya kerabat di luar wilayah itu memilih pindah mandi. “Saya mandi sampai ke kota, ke tempat orang tua. Kalau mandi masih, itu juga mandinya terpaksa, Karena dengan air ini tidak bersih, di badan seperti ada yang belum bersih,” terangnya.

Baca juga:  Daftar Tunggu PDAM Denpasar Mencapai 2.476
Terkait kerusakan itu, warga juga sempat protes ke pihak PDAM. Ia pun mengaku mendapat penjelasan bahwa memang sedang ada gangguan pada saluran pipa PDAM. “Katanya memang ada gangguan air dan sedang dalam proses perbaikan, tapi sampai keruh begini, sudah lama sekali,” keluhnya.

Dirtek PDAM Gianyar Wayan Suastika yang dikonfirmasi mengakui memang pihaknya sedang melakukan perbaikan salah satu sambungan menuju kawasan zona Temesi. “Ini sedang diperbaiki, karena kemarin memang ada gangguan, akan segera saya cek perbaikannya sudah sampai dimana,” ucapnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.