PLN
Ilustrasi pemeliharaan jaringan listrik. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – PLN Distribusi Bali memprediksi penurunan pemakaian listrik pada saat nyepi, 28 Maret 2017 mendatang. Pada kondisi normal, beban puncak pemakaian listrik di Bali mencapai 860,2 MW dengan kapasitas daya 1305 MW.

Pada saat nyepi, beban puncak diprediksi akan menurun sekitar 35 hingga 40 persen. “Beban puncak malam hari diperkirakan hanya 531 MW,” kata Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Bali, I Gusti Ketut Putra, Kamis (16/3).

Penurunan ini diakibatkan oleh tidak adanya aktivitas perkantoran, industri dan penggunaan alat elektronik yang lebih sedikit pada pelanggan rumah tangga. Meski masyarakat Bali melaksanakan catur brata penyepian, namun PLN tetap menyiagakan personil teknik 24 jam apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan kelistrikan.

Baca juga:  Bali Masih Surplus Listrik 420 MW
“PLN tidak memadamkan listrik saat nyepi, jika ada gangguan listrik dan sangat perlu penanganan juga akan tetap kami layani perbaikannya dan akan melakukan koordinasi dengan pihak keamananan desa dan kepolisian,” ujar Putra.

Tidak hanya menyiagakan personil teknik, apabila pelanggan mengalami atau mengetahui adanya gangguan listrik dapat menyampaikan informasi kepada contact center PLN 123 baik melalui telepon ke 123. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *