Made Tantra. (BP/san)
TABANAN, BALIPOST.com – Veteran I Made Tantra meninggal karena sakit, Senin (13/3). Veteran yang meraih penghargaan Bintang Gerilya ini menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya di Padangsambian, Denpasar.

Rencananya upacara pengabenan akan digelar Minggu (19/3) ini di Banjar Dharma Agung, Desa Gubug, Selemadeg Timur, Tabanan. Sebelum acara ngaben, Tantra juga akan dilepas dengan upacara militer.

Dihubungi Kamis (16/3), menantu Tantra, Made Sukantra memaparkan Tantra adalah salah satu pejuang yang ikut dalam perang Puputan yang dipimpin I Gusti Ngurah Rai. “Pekak (panggilan Tantra-red)¬†saat berjuang dulu sering keluar masuk penjara. Bahkan karena itu ia tidak melihat putranya tumbuh besar,” ujarnya.

Baca juga:  Veteran I Gatra Dimakamkan secara Militer
I Made Tantra meninggalkan istrinya, Ni Ketut Sukarti (85) dengan empat orang anak serta lima cucu. Selama hidup ia selalu menekankan kerja keras dan kejujuran pada anak dan cucunya. “Hal yang selalu ia ajarkan pada anak dan cucu adalah kerja keras dan jujur dalam menjalani hidup,” ujar Sukantra.

Setelah merdeka, Tantra tetap aktif terutama di organisasi LVRI. Terakhir ia menjabat sebagai Ketua LVRI Tabanan.

Bahkan hingga akhir hayatnya ia masih tetap memikirkan tugas-tugasnya sebagai Ketua LVRI. Menurut Sukantra tiga hari sebelum meninggal, Tantra menyerahkan jabatannya tersebut di kediamannya di Denpasar. (Wira Sanjiwani/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.