Dua manajemen yaitu Bintan Aviation Investments (BAI) dan Sriwijaya Air Group (SAG) berkomitmem mengembangkan pariwisata Bintan dalam bentuk kerjasama yang ditandatangani di Jakarta, Selasa (14/3). (BP/son)
JAKARTA, BALIPOST.com – Bintan Aviation Investments (BAI) dan Sriwijaya Air Group (SAG) melakukan sinergi dalam rangka mendukung program dan target pariwisata nasional.

“Kita sepakat melakukan inisiasi konkrit bagi pengembangan sektor pariwisata sebagai bentuk peran serta aktif pihak swasta nasional bagi pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan industri pariwisata pada khususnya,” kata Presdir & CEO SAG Chandra Lie usai penandatangan MoU di Jakarta, Selasa (14/3).

Langkah strategis yang akan segara direalisasikan, kata Chandra, melakukan kerjasama promosi  dwngan menjajaki implementasi multiple destinations concept antara Bintan-Yogyakarta-Bali-Manado dan berbagai destinasi lainnya. SAG akan segera memperkuat kapabilitas dan kapasitas layanan penerbangan pariwisata internasional, termasuk pengembangan rute domestik dan internasional baru, serta pengadaan armada pesawat wide body dan long range.

Chandra mengatakan, SAG menjajaki kemungkinan pemanfaatan infrastruktur dan fasilitas bandara Bintan sebagai salah satu fleet home base dan airline hub SAG guna mendukung kegiatan operasional, khususnya bagi armada pesawat yang melayani rute penerbangab Internasional.

Dalam kaitannya dengan peran dan fungsi airline hub dimaksud, Chandra mengatakan, SAG menjajaki kemungkinan untuk melakukan kegiatan perawatan armada pesawatnya secara efisien dengan mengembangkan fasilitas Maintanance – Repair – Overhaul (MRO) bersama Bintan Resort dan partner strategis lainnya.

Baca juga:  Kunjungan Wisata Mulai Meningkat, Akupansi Masih 30 Persen

Sementara itu, Wakil Presdir PT Bintan Resort Cakrawala Frans Gunara mengatakan, pihaknya tengah mengembangkan infrastruktur dan fasilitas bandara Bintan sebagai bagian upaya mendukung potensi dan posisi Bintan Resort sebagai destinasi pariwisata Internasional Indonesia, sekaligus sebagai salah satu gerbang masuk ke dan dari berbagai destinasi lainnya di Tanah Air.

Komitmen bersama ini, kata Frans, sebagai upaya untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam pencapaian target kunjungan wisman yang mencapai 20 juta orang. Ia mengatakan, pemerintah mematok kunjungan wisman ke daerah Batam dan Bintan sebesar 24 perswn dari target nasional yaitu sebanyaj 4,8 juta wisman.

Untuk memenuhi ekspektasi tersebut, Frans mengatakan, perlu penambahan aksesibilitas selain melalui moda transportasi laut dan darat, diharapkan adanya moda transportasi udara yang dapat dilakukan melalui lenerbangan langsung dari mancanegara ke Bintan. “PT Bintan Resort Cakrawala tengah mempersiapkan pembangunan bandara di Bintan dengan pendanaan sendiri,” kata Frans. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.