Gelandang Bali United asal Jepang, Teppei Yachida (kiri). (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Ketajaman Bali United FC musim ini ternyata tidak hanya bertumpu pada barisan penyerang. Gelandang asal Jepang, Teppei Yachida, justru menjelma menjadi mesin gol Serdadu Tridatu. Dari delapan pertandingan BRI Super League 2026/2027, pemain berusia 25 tahun itu telah mengoleksi lima gol dan dua assist.

Catatan tersebut menjadikan Yachida sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di skuad Bali United. Menariknya, ia mampu bersaing dengan para pemain depan meski beroperasi di lini tengah.

Produktivitas Yachida juga sejajar dengan penyerang lokal Irfan Jaya dalam kontribusi gol dan assist. Irfan mengoleksi empat gol dan tiga assist. Namun, dari sisi jumlah gol, Yachida masih unggul satu gol.

Baca juga:  Bali United Resmi Datangkan Winger Timnas Kosta Rika

Di bawah keduanya, tiga pemain asing lainnya, yakni Thijmen Goppel, Jort van der Sande, dan Queven Inacio, masing-masing telah menyumbangkan tiga gol. Sementara Marko Dugandzic mengoleksi dua gol dan Jens Raven satu gol.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai produktivitas gol timnya merupakan hasil kontribusi seluruh pemain. Ia tidak ingin ketergantungan pada satu striker untuk urusan mencetak gol.

“Jika Mike Hauptmeijer bisa mencetak gol setiap pertandingan, saya akan senang. Tapi secara individu, Yachida memang pemain yang memiliki kualitas ketika berada di lini tengah permainan,” ujar Johnny Jansen.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, Yachida memiliki kemampuan menciptakan peluang melalui pergerakan dan ketenangannya saat berada di area pertahanan lawan. Kualitas itu membuat sang gelandang mampu mengambil keputusan tepat ketika mendapatkan kesempatan menembak.

Baca juga:  Kadek Agung, Spaso dan Nadeo Dipanggil Timnas

Johnny juga menyoroti gol chip Yachida saat Bali United menghadapi Arema FC sebagai gambaran kualitas individu pemain tersebut.

“Dia bisa menciptakan peluang dan pergerakannya sendiri di daerah pertahanan lawan. Ketenangannya juga membuat dia bisa memiliki peluang dalam melepaskan tembakan ke gawang lawan. Gol chip yang dilakukannya ke gawang Arema menjadi bukti kualitasnya sebagai gelandang berkualitas,” jelasnya.

Yachida memang menjadi salah satu pemain pembeda bagi Serdadu Tridatu. Didatangkan pada paruh kedua musim lalu, gelandang Jepang tersebut turut membantu Bali United mengakhiri kompetisi 2025/2026 di posisi kedelapan.

Baca juga:  Trio Bali United Bersinar Bersama Timnas Indonesia

Kini, kontribusinya semakin terasa. Setelah melewati delapan pertandingan awal musim 2026/2027, Bali United mampu bersaing di papan atas, bahkan menempati posisi tiga besar klasemen sementara.

Kehadiran Yachida sekaligus menambah daftar pemain Jepang yang pernah memperkuat Bali United. Sebelumnya, Serdadu Tridatu juga pernah diperkuat Mitsuru Maruoka dan Kenzo Nambu.

Namun, Yachida memiliki cerita tersendiri. Pada musim pertamanya berkarier di Indonesia, ia langsung beradaptasi dengan skema permainan Johnny Jansen dan menunjukkan ketajaman yang tidak biasa untuk seorang gelandang.

Dengan koleksi lima gol dari delapan pertandingan, Yachida kini menjadi salah satu senjata utama Bali United dalam menjaga persaingan di papan atas BRI Super League 2026/2027. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN