Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu gangguan serius pada sistem produksi dan distribusi air minum Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar beberapa hari terakhir memicu gangguan serius pada sistem produksi dan distribusi air minum Perumda Air Minum (PAM) Tirta Sanjiwani. Akibatnya, pasokan air bersih ke pelanggan di tujuh kecamatan terdampak.

​Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Kabupaten Gianyar, Wayan Suastika, Selasa (3/11), menjelaskan, cuaca ekstrem tersebut berdampak langsung pada sejumlah fasilitas vital pengelolaan air.

​”Pompa di WTP Air Jeruk Payangan untuk sementara waktu tidak dapat beroperasi akibat kondisi banjir dan tingginya debit air di lokasi. Selain itu, di SPAM Petanu terjadi penyumbatan material sampah kiriman yang cukup signifikan sehingga kapasitas produksi air mengalami penurunan. Kami juga mendeteksi adanya beberapa titik jaringan pipa yang terdampak tanah longsor,” ujar Suastika.

Baca juga:  Penglingsir Puri Saren Ubud Dampingi Cok Ace Mencoblos

​Gangguan teknis di beberapa titik produksi dan jaringan pipa ini menyebabkan penurunan debit hingga terhentinya aliran air ke pelanggan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gianyar. ​

Menanggapi kondisi darurat tersebut, tim teknis Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani telah diturunkan ke lapangan untuk melakukan pemantauan intensif, pembersihan material sampah, serta perbaikan jaringan pipa yang rusak akibat longsor.

​Selama proses pemulihan berlangsung, Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani menerapkan strategi penggiliran distribusi air serta mengerahkan armada mobil tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga. Petugas teknis terus bekerja ekstra di lapangan untuk menangani setiap titik kendala secara bertahap.

Baca juga:  Krisis Air Bersih Badung Selatan Belum Teratasi

“Selama masa gangguan ini, kami mengoptimalkan penggiliran distribusi air. Selain itu, kami menyiagakan layanan bantuan mobil tangki ke wilayah-wilayah yang terdampak paling parah,” tambah Suastika.

​Pihak manajemen Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Masyarakat pun diimbau untuk dapat menampung serta menghemat penggunaan air bersih selama proses pemulihan teknis berjalan. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  PAM Tirta Sanjiwani Gianyar Siapkan Strategi Atasi Gangguan Air di Jam Puncak
BAGIKAN