Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata. (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Program santunan kematian di Kota Denpasar tetap berjalan tahun ini. Hingga mendekati akhir Oktober ini total santunan yang sudah disalurkan mencalai Rp6,25 miliar yang menyasar 2.502 penerima.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata, Rabu (28/10) mengatakan, masing-masing keluarga penerima mendapat Rp2,5 juta untuk setiap pengajuan santunan. Tahun ini dikatakannya, Pemkot Denpasar mengalokasi anggaran untuk santunan kematian sebesar Rp5,72 miliar.

Baca juga:  Italia Laporkan 21 Kematian Akibat Infeksi COVID-19

Kemudian pada anggaran Perubahan, anggaran santunan kematian ditambah lagi Rp2 miliar sehingga total anggaran tahun ini mencapai Rp7,72 miliar.

Dengan terealisasinya penyaluran santunan kematian yang mencapai Rp6,25 miliar hingga Oktober ini, menyisakan anggaran sekitar Rp1,465 miliar. Disdukcapil Denpasar memperkirakan sisa anggaran tersebut masih mencukupi untuk memenuhi pengajuan santunan hingga akhir Desember 2026.

Meski demikian, kecukupan anggaran tetap bergantung pada jumlah permohonan yang masuk hingga akhir tahun. “Jika nantinya terjadi kekurangan anggaran, permohonan yang belum terbayarkan dapat diproses pada 2027,” ungkapnya.

Baca juga:  Kasus Kematian Covid-19 Shanghai Meningkat

Juli Artabrata menegaskan, pembayaran yang diproses pada tahun berikutnya tetap memperhatikan ketentuan batas waktu pengajuan permohonan, yakni tidak melebihi 30 hari kerja sejak tanggal kematian.

Disdukcapil juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pengurusan santunan. Ketepatan waktu pengajuan menjadi penting untuk memastikan proses administrasi dan pembayaran dapat berjalan sesuai ketentuan.

Demikian dikatakannya, pemberian santunan ini juga menjadi reward bagi keluarga yang disiplin mengurus akta kematian sekaligus membantu masyarakat untuk mengurangi beban biaya upacara kematian. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Kematian Mantan Bupati Jembrana Ditemukan Bukti Kekerasan
BAGIKAN